Penulis: Lucy
15 Jam lalu, Dibaca : 48 kali
DEPOK, Medikomonline.com - Pasien cuci darah dan penderita kronis di Depok panik. Program Universal Health Coverage (UHC) yang jadi penyelamat obat gratis mereka terancam hilang gara-gara efisiensi anggaran Pemkot.
Warga geram. Banyak yang sudah bergantung pada UHC sejak era walikota sebelumnya.
Program yang dapat penghargaan nasional. Tapi kini, APBD dikencangkan, layanan kesehatan mandek di birokrasi ribet.
Di tengah protes, suara lantang muncul dari Dr. dr. Farabi El Fouz A. Rafiq, anggota DPRD Jabar sekaligus Ketua DPD Golkar Depok.
"Demi kemanusiaan, Pemkot Depok jangan hentikan UHC yang sudah jalan lama," tegasnya kepada pewarta, Jumat (6/2/2026).
Menurut Farabi, UHC bukti Pemkot hadir untuk rakyat. "Pemerintahan sebelumnya diapresiasi soal ini. Tingkatkan atau minimal pertahankan—jangan dihentikan!" serunya.
Ia cerita, pasien kronis kini was-was. Obat rutin terputus, hak sehat terganggu. Padahal, banyak kabupaten/kota lain tetap mempertahankan UHC meski anggaran ketat.
"Kesehatan hak dasar rakyat, tanpa pandang bulu atau kasta. UHC wajib dipenuhi," tandas Farabi.Kota Depok jangan sampai ketinggalan. Harapannya, kebijakan ini segera direvisi demi warga yang sedang menjerit butuh layanan.(Lucy)
Tag : No Tag
Berita Terkait
Rehat
Tajuk
Memahami Pemikiran Jenderal Dudung Abdurachman
PERLUNYA MENGUBAH CARA PANDANG PEDAGANG DI LOKASI WISAT...
Berita Populer
Arief Putra Musisi Anyar Indonesia
Ketua Umum GRIB H Hercules Rozario Marshal, Saya Bagian Dari Masyarakat Indramayu
Project Fly High Terinspirasi dari Pengalaman Hidup Dr Joe dan Tamak
Dari Kegiatan Aksi Sosial, Hercules Kukuhkan Ketua DPC GRIB JAYA Se-Jawa Barat
Chief Mate Syaiful Rohmaan
SAU7ANA
GMBI Kawal Kasus Dugaan Penipuan PT. Rifan Financindo Berjangka di PN Bandung
Indramayu Diguncang Gempa Magnitudo 4.4, Kedalaman 280 Kilometer
Ivan Lahardika Arranger dan Komposer Indonesia
SAU7ANA Come Back