Loading

BPKAD Sukabumi Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah Jelang Percepatan APBD 2026


Reporter: Iyans
6 Hari lalu, Dibaca : 80 kali


BPKAD Sukabumi Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah Jelang Percepatan APBD 2026

KAB. SUKABUMI, medikomonline.com— Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya menjaga pengelolaan keuangan daerah tetap berada dalam koridor regulasi. Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan tata kelola anggaran yang transparan, tertib, dan akuntabel, terutama menjelang percepatan pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026.

Kepala BPKAD Kabupaten Sukabumi, Haerul Imam, mengatakan penguatan pemahaman regulasi menjadi kunci agar pelaksanaan anggaran daerah berjalan efektif dan tidak menimbulkan persoalan administratif di kemudian hari.

Penegasan tersebut disampaikan seusai Haerul mendampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, dalam rapat koordinasi penyamaan persepsi terkait kebijakan pengelolaan keuangan daerah bersama Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri.

Rapat yang digelar secara virtual dari Pendopo Sukabumi itu diikuti jajaran BPKAD serta sejumlah perangkat daerah.

“Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan pemahaman antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga pengelolaan anggaran dapat berjalan tertib, efektif, dan sesuai pedoman teknis terbaru,” ujar Haerul.

Dalam rapat tersebut, BPKAD mencermati tiga isu utama.

Pertama, arah kebijakan percepatan pelaksanaan APBD 2026. Kedua, sosialisasi kebijakan transfer ke daerah yang menjadi salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan.

Ketiga, kebijakan pengadaan barang dan jasa pemerintah daerah, yang dinilai kerap menjadi perhatian publik karena berkaitan langsung dengan efisiensi belanja serta kualitas pelayanan.

“Pengadaan barang dan jasa harus berjalan profesional karena menyangkut efektivitas anggaran dan manfaat yang diterima masyarakat,” kata Haerul.

Ia menekankan pentingnya koordinasi intensif dengan Kementerian Dalam Negeri untuk meminimalkan potensi kesalahan administrasi maupun hambatan teknis dalam pelaksanaan anggaran.

Menurut Haerul, pengelolaan keuangan daerah yang patuh aturan bukan hanya soal prosedur, tetapi menjadi fondasi agar program pembangunan benar-benar berdampak bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman menegaskan BPKAD memegang peran strategis dalam menjaga tata kelola keuangan daerah yang profesional sekaligus akuntabel. (Iyans)

Tag : No Tag

Berita Terkait