Reporter: Ganda TB
1 Hari lalu, Dibaca : 55 kali
?CIMAHI, Medikomonline – Pemerintah Kota Cimahi meresmikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Utama Cimahi Selatan pada Selasa, (10/2/2026). Peresmian yang berlangsung di lokasi TPST Utama Cimahi Selatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tingkat Kota Cimahi Tahun 2026.
??Peringatan HPSN yang diperingati
setiap 21 Februari memiliki makna historis yang kuat bagi Kota Cimahi,
mengingat tragedi longsor Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Leuwigajah pada 2005.
Peristiwa kemanusiaan tersebut menjadi pengingat bahwa persoalan sampah harus
dikelola secara serius, terencana, dan berkelanjutan.
??Wali Kota Cimahi Ngatiyana
menegaskan bahwa peringatan HPSN harus diterjemahkan ke dalam aksi nyata yang
berdampak langsung bagi lingkungan dan masyarakat.
?Peresmian TPST Utama Cimahi
Selatan ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus berbenah. Sampah tidak
boleh lagi menjadi ancaman, tetapi harus dikelola secara bertanggung jawab agar
memberi manfaat serta menjamin keselamatan lingkungan, ujar Ngatiyana.
?Ia menjelaskan bahwa TPST Utama
Cimahi Selatan dirancang memiliki kapasitas pengolahan sebesar 10 hingga 15 ton
sampah per hari. Dengan timbulan sampah Kota Cimahi yang mencapai sekitar 234
ton per hari, keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat mengurangi beban
pengangkutan sampah ke TPA sekaligus memperkuat upaya mewujudkan program Cimahi
Zero to TPA.
Sementara
itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi Chanifah Listyarini,
menyampaikan pengelolaan sampah merupakan isu strategis pembangunan
berkelanjutan di Kota Cimahi. Dengan jumlah yang mencapai sekitar 584 ribu jiwa
(Data SIPSN 2025) memproduksi timbulan sampah berkisar antara 234 hingga 250
ton per hari.
?Saat
ini tingkat pengelolaan sampah Kota Cimahi baru mencapai sekitar 49,6 persen.
Artinya, masih ada pekerjaan rumah yang cukup besar untuk menutup sisa lebih
dari 50 persen sampah yang belum terkelola secara optimal,” ujarnya.
?Sebelum
TPST Utama Cimahi Selatan beroperasi, Pemerintah Kota Cimahi telah memiliki dua
TPST utama, yakni TPST Santiong dan TPST Lebaksaat di wilayah Cimahi Utara.
Namun demikian, seiring meningkatnya timbulan sampah dan kebutuhan layanan
pengolahan yang semakin besar, maka kehadiran TPST Utama Cimahi Selatan menjadi
bagian dari upaya pemerataan layanan, peningkatan kapasitas pengolahan,
sekaligus penguatan sistem pengelolaan sampah yang telah berjalan.
?Chanifah
menjelaskan, TPST Utama Cimahi Selatan memanfaatkan bangunan eks pabrik yang
sudah tidak beroperasi, sehingga proses penyediaan fasilitas dapat dilakukan
lebih cepat. Selain pengolahan utama, fasilitas ini juga dilengkapi unit
finishing goods untuk mengolah residu menjadi produk bernilai guna, seperti
refuse derived fuel (RDF), yang dapat dimanfaatkan oleh industri.
?TPST
ini kami dedikasikan untuk melayani wilayah Cimahi Selatan yang menampung lebih
dari separuh penduduk Kota Cimahi. Keberhasilannya sangat bergantung pada
dukungan masyarakat, terutama dalam pemilahan sampah dari sumber, katanya.
?Chanifah
menegaskan bahwa peresmian TPST Utama Cimahi Selatan bukan menjadi titik akhir,
melainkan awal dari penguatan jaringan pengolahan sampah di seluruh wilayah
Kota Cimahi.
?Lebih
lanjut Chanifah memaparkan bahwa selain diolah menjadi RDF, pengembangan
pengolahan sampah juga dapat diarahkan pada produk alternatif bernilai tambah,
seperti kompos standar, biomassa, magot kering, biji plastik, hingga paving
block. Ia juga menekankan bahwa pengelolaan sampah tidak hanya menyangkut aspek
teknis operasional, tetapi juga pembiayaan, partisipasi masyarakat, serta
penguatan kelembagaan dan regulasi.
?Pemerintah
Kota Cimahi berharap peresmian TPST Utama Cimahi Selatan menjadi tonggak
penguatan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi. Melalui momentum
HPSN 2026, Kota Cimahi menegaskan komitmennya untuk terus bergerak menuju
lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Bidang IKPS).
Tag : No Tag
Berita Terkait
Rehat
Tajuk
Memahami Pemikiran Jenderal Dudung Abdurachman
PERLUNYA MENGUBAH CARA PANDANG PEDAGANG DI LOKASI WISAT...
Berita Populer
Arief Putra Musisi Anyar Indonesia
Ketua Umum GRIB H Hercules Rozario Marshal, Saya Bagian Dari Masyarakat Indramayu
Project Fly High Terinspirasi dari Pengalaman Hidup Dr Joe dan Tamak
Dari Kegiatan Aksi Sosial, Hercules Kukuhkan Ketua DPC GRIB JAYA Se-Jawa Barat
Chief Mate Syaiful Rohmaan
SAU7ANA
GMBI Kawal Kasus Dugaan Penipuan PT. Rifan Financindo Berjangka di PN Bandung
Indramayu Diguncang Gempa Magnitudo 4.4, Kedalaman 280 Kilometer
Ivan Lahardika Arranger dan Komposer Indonesia
SAU7ANA Come Back