Loading

Dishub Siapkan Langkah Antisipasi Kemacetan, Evaluasi Hari Pertama Rekayasa Lalu Lintas di Cimahi


Reporter: Ganda TB
23 Jam lalu, Dibaca : 43 kali


?Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang

?CIMAHI, Medikomonline Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi menyelenggarakan evaluasi pelaksanaan rekayasa lalu lintas,Rabu(19/08/2026), hari pertama seiring dengan adanya proyek pembangunan underpass serta pemeliharaan di perlintasan jembatan Pemkot.

?Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang, mengungkapkan bahwa berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah ruas jalan utama mengalami peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan.

?"Beberapa ruas jalan, salah satunya di Jalan Pasir Kumeli, menunjukkan peningkatan kendaraan hingga relatif padat," kata Endang saat memberikan keterangan.

?Menurut Endang, kondisi tersebut dipicu oleh dua faktor utama:

?Penyesuaian Masyarakat: Warga dan pengguna jalan dinilai belum terbiasa dengan skema pengalihan arus lalu lintas yang baru diterapkan.

?Pemilihan Jalur Alternatif: Masyarakat masih dalam tahap menentukan dan memilih rute alternatif yang paling efektif dan lancar untuk dilalui.

?Evaluasi dan Penyiapan Rute

?Selain Jalan Pasir Kumeli, kepadatan arus lalu lintas juga terpantau di beberapa titik strategis lainnya, antara lain:

?Jalan Kolonel Masturi (mulai dari simpang Alun-alun ke arah atas)

?Jalan Daeng

?Sepanjang Jalan Amir Machmud

?Merespons kondisi tersebut, pihak Dishub telah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Opsi penyesuaian arus, seperti pemberlakuan sistem satu arah maupun dua arah di titik-titik tertentu, akan dikaji kembali guna memastikan kelancaran lalu lintas di hari berikutnya.

?Penebalan Personel di Jam Puncak

?Untuk mengamankan jalannya rekayasa lalu lintas ini, sekitar 100 personel gabungan dikerahkan di 24 titik penjagaan (gatur). Tim gabungan ini terdiri dari:

?73 personel dari Dinas Perhubungan Kota Cimahi

?20 personel dari kepolisian

?Personel pendukung dari unsur TNI

?Guna mengantisipasi kemacetan pada jam-jam sibuk (pagi dan sore hari), Dishub akan menambah dan mempertebal jumlah personel di titik-titik rawan kemacetan. Pengawasan di lapangan juga diterapkan secara terus-menerus selama 24 jam dengan sistem pembagian tiga shift kerja untuk memastikan tidak ada kekosongan petugas di lapangan.

 

Tag : No Tag

Berita Terkait