edie ns/tatang
23 Jam lalu, Dibaca : 48 kali
MAJALENGKA, Medikomonline.com - Beberapa ruas jalan di Kabupaten Majalengka baru dibangun beberapa bulan lau, kondisinya sekarang sudah rusak parah, berlubang dan retak-retak. Kondisi ini sangat mengganggu masyarakat pengguna jalan. Selain tidak nyaman untuk dilalui pengendara terutama pengguna kendaraan roda dua harus lebih berhati-hati, karena lubang ditengah jalan sering mengakibatkan kecelakaan.
Salah satu jalan yang baru dibangun dan sudah rusak-rusak tersebut yakni Ruas jalan Cikasarung – Jatisawit Kecamatan Majalengka. Proyek jalan Cikasarung dikerjakan menjelang ahir tahun 2025 diduga anggaran pembangunannya miliaran rupiah dari APBD 2025
Menurut warga sekitar, kerusakan jalan tersebut
dipicu karena buruknya pekerjaan ditambah lagi tidak berfungsinya Draenase. Menurut
sumber yang juga warga leueikidang, saat
turun hujan air banyak mengalir ke badan jalan. Dikatakan sumber
tersebut, Dinas PUTR tidak mencanangkan anggaran untuk perbaikan drainase, pekerjaan
jalan ini tidak disertai perencanaan yang mateng, sehingga hasinya amburadul.
Begitu juga dengan pekerjaan Jalan Desa Heuleut TPA (Tempat Pembuangan Achir ) Sampah. Proyek ini dikerjakan dengan anggaran Belanja Modal Jalan Kabupaten (Pemeliharaan Jalan Akses TPA Heuleut) Desa Heuleut Kecamatan Kadipaten dengan pagu Rp 900 000 000 dari APBD Perubahan Kabupaten Majalengka tahun 2025.
Jalan inipun baru dikerjakan menjelang ahir tahun
2025 tapi kerusakannya sudah cukup parah. Menurut warga setempat pelaksanaan
pembangunan jalan tersebut dilakukan pada malam hari, tampa penerangan yang
memadai. Menurut masyarakat yang melihat langsung kegiatanya, hotmix yang
ditebar terlalu tipis, diduga tidak sesuai standar, mengakibatkan buruknya
pekerjaan.
Selain karena burknya pekerjaan kerusakan jalan itu
terjadi karena dipicu faktor cuaca, karena banyaknya turun hujan sehungga jalan
tergenang air dan ditambah banyaknya
kendaraan yang melintas di jalan tersebut dengan kondisi melebihi tonase.
Anehnya sampai saat ini kondisi jalan yang sudah
rusak dan berlubang-lubang tersebut
dibiarkan begitu saja tanpa ada upaya perbaikan dari pihak dinas terkait. Sepertinya
Kepala Dinas PUTR Kabupaten Majalengka tidak tanggap terhadap keluhan dan
kesusahan warga. Apakah harus menunggu ada korban kecelakaan akibat jalan yang
rusak tersebut ? ( tim )
Tag : No Tag
Berita Terkait
Rehat
Tajuk
Memahami Pemikiran Jenderal Dudung Abdurachman
PERLUNYA MENGUBAH CARA PANDANG PEDAGANG DI LOKASI WISAT...
Berita Populer
Arief Putra Musisi Anyar Indonesia
Ketua Umum GRIB H Hercules Rozario Marshal, Saya Bagian Dari Masyarakat Indramayu
Project Fly High Terinspirasi dari Pengalaman Hidup Dr Joe dan Tamak
Dari Kegiatan Aksi Sosial, Hercules Kukuhkan Ketua DPC GRIB JAYA Se-Jawa Barat
Chief Mate Syaiful Rohmaan
SAU7ANA
GMBI Kawal Kasus Dugaan Penipuan PT. Rifan Financindo Berjangka di PN Bandung
Indramayu Diguncang Gempa Magnitudo 4.4, Kedalaman 280 Kilometer
Ivan Lahardika Arranger dan Komposer Indonesia
SAU7ANA Come Back