Loading

Perkuat Peran Pramuka Cegah Penyalahgunaan Narkotika, Wali Kota Ngatiyana Kukuhkan MABISAKA Anti Narkoba


Penulis: Ganda Tb
2 Jam lalu, Dibaca : 20 kali


Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, mengukuhkan Majelis Pembimbing Satuan Karya Pramuka (MABISAKA) Anti Narkoba tingkat Cabang Kota Cimahi

CIMAHI, Medikomonline.com - Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, mengukuhkan Majelis Pembimbing Satuan Karya Pramuka (MABISAKA) Anti Narkoba tingkat Cabang Kota Cimahi bertempat di Aula gedung A Pemkot Cimahi Selasa (03/11/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Cimahi dalam memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika, khususnya di kalangan generasi muda.

Dalam sambutannya, Ngatiyana menegaskan bahwa ancaman penyalahgunaan narkotika merupakan persoalan serius yang dapat merusak masa depan generasi muda, melemahkan ketahanan keluarga, serta berdampak terhadap kehidupan sosial masyarakat.

Menurutnya, upaya pencegahan narkoba harus dilakukan secara berkelanjutan melalui edukasi, pembinaan karakter, serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Ngatiyana juga menekankan pentingnya peran lembaga pendidikan. Sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, penanaman nilai-nilai kehidupan, serta penguatan pemahaman tentang bahaya narkotika.

Karena itu, integrasi edukasi anti-narkotika dalam lingkungan pendidikan perlu terus diperkuat agar para peserta didik memiliki pengetahuan dan keberanian untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba.

Ia menyampaikan bahwa pencegahan narkotika bukan hanya menjadi tanggung jawab Badan Narkotika Nasional (BNN) maupun aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat.

Pengukuhan MABISAKA Anti Narkoba ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun keterlibatan generasi muda melalui Gerakan Pramuka. Keberadaan Satuan Karya Anti Narkotika diharapkan mampu menjadi ruang pembinaan untuk meningkatkan pengetahuan, kedisiplinan, kepedulian sosial, serta membentuk kader-kader muda yang dapat menjadi teladan dan agen perubahan di lingkungan masing-masing.

Selain pengukuhan, evaluasi program pencegahan juga menjadi bagian penting untuk mengukur pelaksanaan kegiatan, mengidentifikasi berbagai kendala, serta memastikan edukasi bahaya narkoba tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial.

Pemerintah Kota Cimahi bersama Dinas Pendidikan, BNN, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan orang tua diharapkan terus memperkuat sinergi, komunikasi, serta pengawasan terhadap generasi muda.

Melalui penguatan MABISAKA Anti Narkoba, Pemkot Cimahi berharap tercipta lingkungan pendidikan dan masyarakat yang sehat, aman, serta bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam melindungi generasi penerus bangsa agar tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, dan bebas narkoba.

Tag : No Tag

Berita Terkait