Reporter: Yonif - Editor: Yonif
6 Hari lalu, Dibaca : 205 kali
Plt Kadis PUPR Indramayu, Maulana Malik, S.E., M. Si Pantau Langsung Pekerjaan Saluran Pembuang Muara Kali Ceblok
Rabu, 28 Januari 2026 | Pukul: 00:35 WIB
INDRAMAYU, MEDIKOMONLINE.COM -Hujan yang terus mengguyur kabupaten Indramayu dalam seminggu terakhir ini, membuat sejumlah titik di wilayah kabupaten Indramayu mengalami banjir. Tak ayal kejadian itu membuat extra keras dinas terkait melakukan langkah-langkah preventif guna mengantisipasi terjadinya banjir yang lebih besar lagi.
Seperti yang dilakukan Plt. Kepada Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Maulana Malik, S.E., M. Si Selasa, (27/1/2026) ia memantau langsung pekerjaan membuka saluran pembuang muara kali ceblok yang ditengarai sudah lama mati.
Maulana Malik, S.E., M. Si. Melalui sambungan telepon selulernya Selasa malam (27/1/2026) pukul 23.30 WIB mengungkapkan. Langkah yang dilakukan Dinas PUPR dengan membuka saluran pembuang muara kali ceblok, tidak lain sebagai upaya untuk meminimalisir banjir yang terjadi di desa Tambak dan tempat lainnya.
" Mudah-mudahan langkah yang dilakukan Dinas PUPR dengan membuka saluran pembuang tersebut, bisa mengurangi banjir di desa Tambak dan sekitarnya," ujar Maulana Malik.
Maulana menjelaskan, Pihaknya bersama kekuatan yang ada, berjibaku untuk terus berusaha agar banjir yang terjadi di sebagian kota Indramayu ini bisa teratasi.
Salah satu langkah tersebut menurutnya, adalah dengan membuka saluran pembuang muara ceblok yang mati guna mengalirkan genangan air langsung ke laut," Alhamdulillah langkah itu membuahkan hasil, dan bisa mengurangi banjir yang terjadi saat ini," tandasnya.
Dikatakan, melimpahnya air sehingga terjadinya banjir lebih disebabkan karena adanya sumbatan yang terjadi didekat muara. Setelah kami lakukan pengecekan, ternyata ada tumpukan tanah berupa pasir yang terbawa air saat pasang yang berada di muara Pataya, sehingga kondisi itu lama kelamaan terjadi sedimentasi, bahkan sudah dijadikan tempat parkir.
" Alhamdulillah setelah dibikin saluran, air yang tersumbat menjadi lancar dan tumpukan pasir tersebut terdorong langsung ke laut," jelas Maulana.
Sebelumnya sejumlah warga sekitar, sempat mendatangi Dinas PUPR mendesak agar saluran pembuang muara kali Ceblok dibuka. Menurut warga, banjir yang terjadi di desa Tambak dan sekitarnya akibat muara kali ceblok yang tersumbat. Namun setelah dibuka oleh Dinas PUPR, ternyata kondisinya masih tetap banjir.
Dinas PUPR kemudian melakukan pengecekan secara menyeluruh, dari kali ceblok hingga ke muara Pataya, ternyata penyebabnya bukan karena muara kali ceblok, melainkan adanya sidementasi atau pendangkalan di muara Pataya yang disebabkan tumpukan pasir yang terbawa air saat terjadi pasang.
Belakangan diketahui tumpukan pasir tersebut sudah menjadi tempat parkir, sehingga pantas saja kalau air dari kali ceblok itu tidak lancar, karena terganjal oleh pasir yang sudah menjadi tanah dan lahan parkir.***
Editor: Yonif
Tag : No Tag
Berita Terkait
Rehat
Tajuk
Memahami Pemikiran Jenderal Dudung Abdurachman
PERLUNYA MENGUBAH CARA PANDANG PEDAGANG DI LOKASI WISAT...
Berita Populer
Arief Putra Musisi Anyar Indonesia
Ketua Umum GRIB H Hercules Rozario Marshal, Saya Bagian Dari Masyarakat Indramayu
Project Fly High Terinspirasi dari Pengalaman Hidup Dr Joe dan Tamak
Dari Kegiatan Aksi Sosial, Hercules Kukuhkan Ketua DPC GRIB JAYA Se-Jawa Barat
Chief Mate Syaiful Rohmaan
SAU7ANA
GMBI Kawal Kasus Dugaan Penipuan PT. Rifan Financindo Berjangka di PN Bandung
Indramayu Diguncang Gempa Magnitudo 4.4, Kedalaman 280 Kilometer
Ivan Lahardika Arranger dan Komposer Indonesia
SAU7ANA Come Back