Reporter: Ganda TB
1 Hari lalu, Dibaca : 44 kali
Kendati mengalami
tren positif, tak berarti berbagai upaya pencegahan stunting terbebas dari
tantangan. Kota Ciamhi masih dihadapkan pada kemiskinan ekstrem dan masalah
sosial lainnya yang berisiko.
Di sisi lain,
Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi menargetkan angka stunting dapat ditekan hingga
19,18 persen pada 2026, seperti yang disampaikan Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia
Yudisthira.
Dalam acara Rembuk
Stunting yang digelar di Cimahi pada Rabu (4/3/2026), Adhitia menegaskan jika
upaya penanganan stunting tak bisa dilakukan secara parsial dan sektoral.
Sebaliknya, upaya
tersebut justru memerlukan kolaborasi serta komitmen bersama seluruh
stakeholder untuk mencapai tujuan yang diinginkan, yakni penurunan prevalensi.
“Melalui
pendekatan pentahelix melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas,
dan media, Pemkot Cimahi berharap percepatan penurunan stunting dapat berjalan
lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan,” tutur Adhit.
Secara teknis,
Adhit menyebut bahwa penanganan yang dilakukan juga harus memperhatikan
berbagai hal, termasuk kultur dan sosial masyarakat pada setiap wilayah.
Menurutnya, dengan
kultur dan demografi yang berbeda, maka penanganannya pun harus lebih spesifik
dan disesuaikan. Hal itu dilakukan untuk memperoleh data yang konvergen.
“Data tidak bisa
lagi berdiri sendiri. Harus konvergen. Cimahi Utara, Tengah, dan Selatan punya
karakteristik berbeda,” ujarnya.
Wakil Wali Kota
juga menegaskan bahwa stunting bukan sekedar isu tentang gizi, melainkan sebuah
cermin masa depan generasi muda di Kota Cimahi. Untuk itu, ia menekankan agar
penanganannya dilakukan terintegrasi.
“Kalau bicara
stunting, kita bicara dari gizi sejak dini hingga pola asuh. Tapi juga ini
tentang masa depan kota ini,” tandasnya.
Acara Rembuk
Stunting diharapkan Adhit menjadi kesempatan seluruh pihak terkait untuk
memperkuat komitmen bersama mewujudkan masa depan dengan membangun generasi
berkualitas.
Hadir dalam
kegiatan tersebut Anggota DPRD Kota Cimahi, para kepala OPD, seluruh camat dan
lurah se-Kota Cimahi,serta unsur Forkopimda.***
Tag : No Tag
Berita Terkait
Rehat
Tajuk
Memahami Pemikiran Jenderal Dudung Abdurachman
PERLUNYA MENGUBAH CARA PANDANG PEDAGANG DI LOKASI WISAT...
Berita Populer
Arief Putra Musisi Anyar Indonesia
Ketua Umum GRIB H Hercules Rozario Marshal, Saya Bagian Dari Masyarakat Indramayu
Project Fly High Terinspirasi dari Pengalaman Hidup Dr Joe dan Tamak
Dari Kegiatan Aksi Sosial, Hercules Kukuhkan Ketua DPC GRIB JAYA Se-Jawa Barat
Chief Mate Syaiful Rohmaan
SAU7ANA
GMBI Kawal Kasus Dugaan Penipuan PT. Rifan Financindo Berjangka di PN Bandung
Indramayu Diguncang Gempa Magnitudo 4.4, Kedalaman 280 Kilometer
Ivan Lahardika Arranger dan Komposer Indonesia
SAU7ANA Come Back