Reporter: Ganda TB
1 Hari lalu, Dibaca : 51 kali
Cimahi, Medikomonline – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi menggelar Forum Perangkat Daerah di Gedung A Pemkot Cimahi, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan
ini dihadiri Wali Kota Cimahi Ngatiyana, Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu
Widiatmoko, unsur Forkopimda, Dinas Pendidikan yang diwakili Plt Sekdis Disdik
Cimahi Juli Supriadi, Komite Dewan Pendidikan, serta para undangan lainnya.
Dalam
sambutannya, Wali Kota Ngatiyana menyoroti keterlambatan dimulainya acara. Ia
mengingatkan pentingnya disiplin waktu agar kegiatan pemerintahan berjalan
efektif dan tidak mengganggu agenda lain.
“Saya
sudah hadir sejak pagi, namun acara baru dimulai terlambat. Ke depan harus
tepat waktu agar tidak menghambat kegiatan lainnya,” tegasnya.
Ngatiyana
menegaskan, forum perangkat daerah merupakan tahapan penting dalam siklus
perencanaan pembangunan, khususnya di sektor pendidikan.
Ia
meminta seluruh program Disdik disusun berdasarkan aspirasi masyarakat dari
tingkat kecamatan hingga kelurahan, sehingga kebijakan yang dihasilkan
benar-benar menjawab kebutuhan riil warga.
Selain
itu, Wali Kota menekankan pentingnya pendataan yang akurat serta pendampingan
berkelanjutan agar tidak ada anak di Kota Cimahi yang putus sekolah.
Pemerintah,
kata dia, berkomitmen membantu masyarakat kurang mampu, baik melalui pendidikan
negeri maupun swasta, termasuk bantuan seragam, alat tulis, hingga dukungan
biaya SPP bagi siswa yang membutuhkan.
Ngatiyana
juga menyinggung sistem penerimaan murid baru (SPMB) yang tetap mengacu pada
jalur afirmasi, prestasi, mutasi, dan domisili.
Ia
meminta sosialisasi dilakukan secara menyeluruh agar masyarakat tidak khawatir,
karena pemerintah tetap hadir membantu siswa yang tidak tertampung di sekolah
negeri agar tetap dapat bersekolah di swasta dengan dukungan pembiayaan.
“Jangan
sampai ada anak di Cimahi tidak sekolah.
Pendidikan
adalah kebutuhan dasar dan investasi masa depan generasi penerus,” ujarnya.
Sementara
itu, Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widiatmoko menyampaikan apresiasi atas
terselenggaranya FGD Disdik.
Ia
menekankan pentingnya kesetaraan layanan pendidikan, khususnya bagi anak
berkebutuhan khusus.
“Mereka
harus mendapatkan pelayanan yang sama, tidak boleh dipilah-pilah. Pendidikan
inklusif harus menjadi perhatian bersama,” ungkapnya.
FGD
ini diharapkan menghasilkan rumusan program pendidikan yang lebih tepat sasaran
untuk tahun mendatang, dengan orientasi pada peningkatan kualitas layanan serta
pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat Kota Cimahi.
Tag : No Tag
Berita Terkait
Rehat
Tajuk
Memahami Pemikiran Jenderal Dudung Abdurachman
PERLUNYA MENGUBAH CARA PANDANG PEDAGANG DI LOKASI WISAT...
Berita Populer
Arief Putra Musisi Anyar Indonesia
Ketua Umum GRIB H Hercules Rozario Marshal, Saya Bagian Dari Masyarakat Indramayu
Project Fly High Terinspirasi dari Pengalaman Hidup Dr Joe dan Tamak
Dari Kegiatan Aksi Sosial, Hercules Kukuhkan Ketua DPC GRIB JAYA Se-Jawa Barat
Chief Mate Syaiful Rohmaan
SAU7ANA
GMBI Kawal Kasus Dugaan Penipuan PT. Rifan Financindo Berjangka di PN Bandung
Indramayu Diguncang Gempa Magnitudo 4.4, Kedalaman 280 Kilometer
Ivan Lahardika Arranger dan Komposer Indonesia
SAU7ANA Come Back