Penulis: A. Rohman
1 Jam lalu, Dibaca : 23 kali
GARUT, Medikononline.com — Harapan warga pendidikan di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, kini terwujud dengan kehadiran program revitalisasi sekolah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026.
SD Negeri 3 Girimukti menjadi salah satu lembaga yang berkesempatan menerima sentuhan perbaikan menyeluruh, membuka lembaran baru bagi kenyamanan proses belajar mengajar bagi para siswa maupun tenaga pendidik.
Selama bertahun-tahun, kondisi bangunan sekolah yang mulai menua dan belum mendapatkan perbaikan menyeluruh menjadi perhatian utama. Kini, dengan turunnya program revitalisasi ini, wajah pendidikan di daerah tersebut dipastikan akan berubah menjadi lebih layak, aman, dan nyaman — bukan hanya sekadar memperindah fisik bangunan, melainkan juga memperkuat fondasi generasi penerus yang cerdas dan berakhlak mulia. Sabtu 18 September.
Ai Sadidah, S.Pd., Kepala Bidang SD pada Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, memberikan keterangan tersebut saat ditemui awak media, menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis yang digagas langsung oleh Kementerian Pendidikan untuk memperluas akses sekaligus meningkatkan mutu layanan pendidikan di seluruh pelosok negeri, termasuk di wilayah Cibatu.
"Program ini adalah langkah strategis kementerian untuk perluasan akses dan peningkatan kualitas layanan pendidikan. Khusus untuk tahun 2026, di Kecamatan Cibatu sendiri saat ini sedang berproses sebanyak 4 sekolah yang menerima bantuan revitalisasi," ujar Ai Sadidah.
Lebih lanjut, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas perhatian pemerintah pusat yang telah menurunkan program ini ke daerah. Menurutnya, keberadaan program revitalisasi ini sangatlah krusial, mengingat selama ini pemeliharaan bangunan sekolah sangat terbatas jika hanya mengandalkan kemampuan anggaran daerah.
"Kami sangat berterima kasih sekali kepada pemerintah pusat atas program revitalisasi ini. Memang kondisi sekolah-sekolah dasar kami sangat membutuhkan dukungan besar, terutama secara fisik bangunan yang sudah menua dan bertahun-tahun belum mendapatkan sentuhan perbaikan. Kalau hanya mengandalkan kekuatan anggaran Pemerintah Daerah Garut sendiri, kami sangat terbatas," ungkapnya.
Ai Sadidah menjelaskan, program revitalisasi ini direncanakan berlangsung secara bertahap dalam kurun waktu 2025 hingga 2029. Sekolah-sekolah yang belum mendapatkan kesempatan pada tahun berjalan akan terus diusulkan pada periode-periode selanjutnya, dengan penentuan prioritas berdasarkan tingkat kerusakan dan kebutuhan yang mendesak.
"Program ini berjalan bertahap dari tahun 2025 hingga 2029. Yang belum terima di tahun ini, akan kami usulkan kembali di tahun berikutnya. Kami pun terus memantau dan mengusulkan jika ada penambahan kuota, dengan menetapkan prioritas berdasarkan kondisi kerusakan yang paling mendesak," jelasnya.
Poin yang tak kalah ditekankan adalah pentingnya rasa kepemilikan dan tanggung jawab seluruh warga sekolah setelah bantuan diterima. Pembangunan yang telah dihadirkan pemerintah ini diharapkan dapat dijaga dan dipelihara dengan sebaik-baiknya, agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka waktu yang panjang.
"Harapan kami, penerima manfaat tidak sekadar menerima lalu selesai, melainkan benar-benar memiliki rasa memiliki dan mampu memelihara fasilitas ini dengan baik. Pemerintah sudah hadir memberikan yang terbaik, kini giliran kita semua menjaganya," pesannya.
Ia menambahkan, seluruh proses pelaksanaan program ini berada di bawah pengawasan dan pemantauan ketat dari Dinas Pendidikan, sehingga berjalan sesuai rencana dan ketentuan yang berlaku.
"Yang pasti, program revitalisasi ini sepenuhnya merupakan program strategis kementerian. Kami dari Dinas Pendidikan terus melakukan pemantauan dan memastikan semuanya berjalan dengan baik, benar, dan tepat sasaran," pungkas Ai Sadidah, S.Pd. ( A. Rohman ).
Tag : No Tag
Berita Terkait
Rehat
Tajuk
Memahami Pemikiran Jenderal Dudung Abdurachman
PERLUNYA MENGUBAH CARA PANDANG PEDAGANG DI LOKASI WISAT...
Berita Populer
Arief Putra Musisi Anyar Indonesia
Ketua Umum GRIB H Hercules Rozario Marshal, Saya Bagian Dari Masyarakat Indramayu
Project Fly High Terinspirasi dari Pengalaman Hidup Dr Joe dan Tamak
Dari Kegiatan Aksi Sosial, Hercules Kukuhkan Ketua DPC GRIB JAYA Se-Jawa Barat
Chief Mate Syaiful Rohmaan
SAU7ANA
GMBI Kawal Kasus Dugaan Penipuan PT. Rifan Financindo Berjangka di PN Bandung
Indramayu Diguncang Gempa Magnitudo 4.4, Kedalaman 280 Kilometer
Ivan Lahardika Arranger dan Komposer Indonesia
SAU7ANA Come Back