Penulis: Ganda Tb
15 Jam lalu, Dibaca : 57 kali
CIMAHI, Medikomonline.com - Dinas Pendidikan Kota Cimahi mulai mengambil langkah antisipatif menyusul adanya potensi persebaran abu vulkanik yang dapat berdampak terhadap aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan belajar mengajar di satuan pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Nana Suyatna, S.STP., M.Si., mengatakan pihaknya telah mengimbau seluruh satuan pendidikan untuk mengurangi aktivitas pembelajaran yang dilakukan di luar ruangan.
“Cuman kami sudah mengimbau kepada satuan pendidikan untuk mengurangi aktivitas kegiatan pembelajaran yang ada di luar kelas,” ujar Nana saat ditemui awak media.
Menurut Nana, pihaknya juga menunggu hasil koordinasi lebih lanjut bersama Pemerintah Kota Cimahi untuk menentukan langkah yang perlu diterapkan di lingkungan sekolah, termasuk menyikapi kondisi terkini di wilayah Cimahi.
Ia menyebutkan, Wali Kota Cimahi akan melakukan rapat untuk membahas dinamika yang terjadi serta langkah antisipasi yang perlu dilakukan oleh pemerintah daerah.
“Untuk satuan pendidikan, jendela dan pintunya kami menunggu. Mungkin nanti siang dengan Pak Wali akan rapat bersama bagaimana menyikapi dinamika yang terjadi di wilayah Kota Cimahi,” katanya.
Selain berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Dinas Pendidikan Kota Cimahi juga melakukan komunikasi dengan sejumlah kabupaten dan kota yang berada di wilayah Bandung Raya. Koordinasi tersebut diperlukan agar langkah penanganan di lingkungan pendidikan dapat dilakukan secara terukur dan tidak berjalan sendiri-sendiri.
Masker Masih Menunggu Koordinasi.
Terkait penggunaan masker, Nana mengatakan belum ada kebijakan khusus untuk mewajibkan penggunaan masker di lingkungan sekolah. Namun, penggunaan masker tetap menjadi perhatian apabila terdapat kegiatan yang harus dilakukan di luar ruangan.
“Kalau ada kegiatan di luar ruangan, masker masih menunggu koordinasi dengan Dinas Kesehatan,” ujarnya.
Nana menjelaskan, Wali Kota Cimahi telah menginstruksikan Dinas Kesehatan untuk melihat ketersediaan masker yang nantinya dapat dibagikan kepada masyarakat apabila kondisi membutuhkan.
Pihaknya berharap, apabila persediaan masker mencukupi, satuan pendidikan juga dapat memperoleh dukungan masker untuk melindungi peserta didik dan tenaga pendidik.
“Kalau memang ada masker untuk dibagikan kepada masyarakat dan harapan kita juga mungkin nanti kalau memang ada stok untuk satuan pendidikan, kita akan minta ke Dinas Kesehatan,” tutur Nana.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan agar aktivitas pendidikan di Kota Cimahi tetap berjalan dengan memperhatikan keselamatan dan kondisi kesehatan peserta didik maupun tenaga pendidik.
Disdik Cimahi pun mengingatkan satuan pendidikan untuk terus mengikuti perkembangan situasi dan menyesuaikan kegiatan sekolah dengan arahan pemerintah serta instansi terkait.
Tag : No Tag
Berita Terkait
Rehat
Tajuk
Memahami Pemikiran Jenderal Dudung Abdurachman
PERLUNYA MENGUBAH CARA PANDANG PEDAGANG DI LOKASI WISAT...
Berita Populer
Arief Putra Musisi Anyar Indonesia
Ketua Umum GRIB H Hercules Rozario Marshal, Saya Bagian Dari Masyarakat Indramayu
Project Fly High Terinspirasi dari Pengalaman Hidup Dr Joe dan Tamak
Dari Kegiatan Aksi Sosial, Hercules Kukuhkan Ketua DPC GRIB JAYA Se-Jawa Barat
Chief Mate Syaiful Rohmaan
SAU7ANA
GMBI Kawal Kasus Dugaan Penipuan PT. Rifan Financindo Berjangka di PN Bandung
Indramayu Diguncang Gempa Magnitudo 4.4, Kedalaman 280 Kilometer
Ivan Lahardika Arranger dan Komposer Indonesia
SAU7ANA Come Back