Loading

Orang Tua Siswa Kesal Dengan Kinerja Guru SMK Negeri 1 Merdeka


Penulis: Tekwasi/Editor: Mbayak Ginting
4 Tahun lalu, Dibaca : 1404 kali


Para orang tua siswa yang mengambil rapor anaknya di SMK Negeri 1 Merdeka, Kecamatan Merdeka Kabupaten Karo, Sumatera Utara. (Foto: Tekwasi)

KABUPATEN KARO, Medikomonline.com - Pembagian rapor yang sudah dinanti-nantikan siswa SMK Negeri 1 Merdeka, Kecamatan Merdeka  Kabupaten Karo, Sumatera Utara  membuat orang tua siswa kesal. Kekesalan ini bukan tidak beralasan, yaitu perihal data nilai murid yang sudah mengerjakan remedi (perbaikan pelajaran-red) pada wali kelas tidak sesuai dengan  data nilai yang diberikan oleh guru bidang studi.

Pada saat pembagian rapor di Kelas X Gambar Perencanaan Informasi Bangunan (GPIB),  SMK Negeri 1 Merdeka, Sabtu (15/6/2019) pukul 10:15 WIB, Wali Kelas X GPIB yang berinisial SS SPd   menyampaikan nama-nama murid yang tidak menerima rapor yang disebabkan remedi  tidak selesai.

Pada saat itu disebutkan, salah seorang siswa yang dimumkan tidak selesai remedi mata pelajaran Bahasa Indonesia berinisial JS. Kemudian orang tua siswa tersebut yang berinisial TS mempertanyakan  pada Wali Kelas SS itu.

Karena menurut pengumuman yang diberikan guru bidang studi, siswa JS tidak termasuk murid yang tidak  selesai remedinya. Namun Wali Kelas itu membenarkan data nilai remedi yang ada pada dirinya. Kemudian siswa JS memperlihatkan pengumuan yang disampaikan Guru Bidang Studi Bahasa Indonesia berinisial SY melalui  tempat pengumuman dengan pengumuman Hand Phone-nya.

Karena belum ada kejelasan, siswa JS bersama orang tuanya berkoordinasi dengan Guru Bidang Studi Bahasa Indonesia SY. Namun guru tersebut mengatakan, dia sudah memberikan nilai remedi JS. “Sudah saya berikan (nilai-red), hanya tiga orang yang belum selesai remedinya," ungkap SY.

Mendengar pengakuan ibu  guru itu, siswa JS bersama orang tuanya kembali menjumpai Wali Kelas yang bersangkutan. Kemudian wali kelas dan guru bidang studi membahas persoalan data nilai remedi di dalam ruang BP. Hasil yang didapat, mereka mengatakan JS dinyatakan naik kelas. “Namun rapor harus menunggu sampai tanggal 15 Juli (2019) karena belum bisa dicetak,” kata Wali Kelas tersebut, walaupun remedi dinyatakan sudah selesai.

Berkaitan dengan masalah ini, orang tua siswa JS yang berinisial TS sangat mengharapkan pada Dinas Pendidikan Propinsi Sumatera Utara supaya lebih membina guru yang mengajar di SMK Negeri 1 Merdeka, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo supaya bekerja lebih profesional.

Tag : No Tag

Berita Terkait