Penulis: Dadan Supardan
11 Jam lalu, Dibaca : 78 kali
BANDUNG – Panitia Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat Tahun 2026 menggelar Sosialisasi Tahap I secara daring sebagai langkah awal memastikan seluruh tahapan pelaksanaan konferensi berjalan sesuai Peraturan Organisasi (PO), AD/ART PWI, serta prinsip transparansi, profesionalisme, dan demokrasi.
Konferprov PWI
Jawa Barat sendiri dijadwalkan berlangsung pada Rabu–Kamis, 12–13 Agustus 2026,
di Hotel Horison Ultima Bandung. Sosialisasi tersebut diikuti oleh para ketua
PWI kabupaten/kota se-Jawa Barat, pengurus, serta unsur Steering Committee (SC)
dan Organizing Committee (OC).
Steering Committee
dipimpin Plt Ketua PWI Jawa Barat Ahmad Syukri, sedangkan Organizing Committee
diketuai Roberto Purba dengan Zaenal Ihsan sebagai Sekretaris OC.
Dalam paparannya,
Ahmad Syukri menjelaskan bahwa penetapan jadwal Konferprov pada 12–13 Agustus
dilakukan dengan mempertimbangkan masa berlaku Surat Keputusan Pelaksana Tugas
(SK Plt) yang berakhir pada 19 Agustus 2026. Dengan demikian, pelaksanaan konferensi
tetap berada dalam koridor ketentuan organisasi.
"Kami
merancang pelaksanaan Konferprov pada tanggal 12–13 Agustus sehingga masih
tersedia waktu sebelum berakhirnya masa tugas Plt. Semua tahapan tetap kami
laksanakan meskipun waktu yang tersedia sangat terbatas," ujar Ahmad
Syukri, Sabtu 25 Juli 2026.
Menurutnya,
sosialisasi ini menjadi tahap awal sebelum dilaksanakan sosialisasi lanjutan
yang akan membahas lebih rinci seluruh mekanisme pelaksanaan Konferprov.
Ahmad Syukri
mengungkapkan bahwa penyelenggaraan Konferprov tahun ini menghadapi tantangan
efisiensi anggaran. Berdasarkan perhitungan awal, kebutuhan biaya
penyelenggaraan dengan seluruh Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang mencapai sekitar
816 orang diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 miliar.
Namun, melalui
berbagai langkah efisiensi dan optimalisasi sumber pendanaan, termasuk dukungan
dari berbagai pihak, kebutuhan anggaran berhasil ditekan hingga sekitar Rp450
juta.
"Kami
berupaya semaksimal mungkin agar Konferprov tetap terlaksana tanpa mengurangi
kualitas maupun tahapan organisasi yang harus dijalankan," katanya.
Ia juga
menyampaikan apresiasi kepada seluruh PWI kabupaten/kota yang telah menunjukkan
komitmen membantu menyukseskan penyelenggaraan Konferprov.
Sebagai bagian
dari efisiensi penyelenggaraan, panitia akan menerapkan sistem mandat
sebagaimana diatur dalam AD/ART PWI. Dalam mekanisme tersebut, untuk organisasi
dengan jumlah anggota antara 500 hingga 1.000 orang, satu peserta dapat membawa
maksimal tiga mandat.
Ahmad Syukri pun
menegaskan kebijakan tersebut sepenuhnya mengacu pada ketentuan organisasi dan
bukan merupakan keputusan baru yang dibuat panitia.
Karenanya, panitia
berharap seluruh PWI kabupaten/kota dapat segera melakukan rapat internal untuk
menentukan delegasi yang akan hadir mewakili anggotanya pada Konferprov.
Dalam sosialisasi
tersebut juga dipaparkan tahapan pelaksanaan Konferprov yang akan dimulai
dengan pembukaan pendaftaran Bakal Calon (Balon) Ketua PWI Jawa Barat serta Ketua Dewan Kehormatan
(DK) Jawa Barat dimulai pada 27 Juli hingga 31 Juli 2026 di Sekretariat PWI
Jawa Barat.
Selanjutnya
diberikan masa perbaikan administrasi pada 1–2 Agustus 2026, sebelum seluruh
dokumen bakal calon tersebut dikirimkan ke PWI Pusat untuk proses verifikasi.
Setelah dinyatakan
memenuhi syarat oleh PWI Pusat, maka para bakal calon baik Ketua PWI Jawa Barat
maupun bakal calon Ketua Dewan Kehormatan (DK) Jawa Barat akan diumumkan
menjelang pelaksanaan konferensi.
Panitia juga
membuka masa kampanye bagi seluruh bakal calon sejak 27 Juli hingga 11 Agustus
2026, sehingga seluruh calon memiliki kesempatan menyampaikan visi, misi, serta
program kerja kepada anggota PWI di berbagai kabupaten/kota.
Selain tahapan
pencalonan, panitia juga menaruh perhatian terhadap penyusunan Daftar Pemilih
Sementara (DPS) hingga Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Ahmad Syukri
meminta seluruh pengurus PWI kabupaten/kota segera melakukan verifikasi
terhadap data anggota masing-masing agar hak pilih seluruh anggota dapat
terakomodasi.
Bagi anggota yang
masih dalam proses perpanjangan Kartu Tanda Anggota (KTA), panitia memastikan
akan memfasilitasi percepatan administrasi sehingga seluruh anggota yang
memenuhi syarat tetap dapat menggunakan hak pilihnya pada Konferprov.
"Kami ingin
memastikan tidak ada anggota yang kehilangan hak konstitusionalnya dalam
konferensi hanya karena persoalan administrasi. Karena itu kami meminta seluruh
daerah segera melakukan inventarisasi data anggotanya," tegas Ahmad
Syukri.
Kebutuhan Teknis
Konferprov Sudah Dipersiapkan
Sementara itu,
Ketua Organizing Committee Roberto Purba menyampaikan bahwa berbagai kebutuhan
teknis penyelenggaraan telah dipersiapkan, mulai dari pemesanan ballroom,
akomodasi peserta, hingga sistem publikasi dan pelayanan peserta selama
pelaksanaan Konferprov.
Menurut Roberto,
panitia juga telah menyiapkan petugas di sekretariat untuk melayani proses
pendaftaran bakal calon, administrasi peserta, serta kebutuhan koordinasi
dengan PWI kabupaten/kota.
"Kami
berkomitmen memastikan seluruh kebutuhan pelaksanaan Konferprov tersedia dengan
baik. Persiapan akomodasi, ruang sidang, publikasi, serta pelayanan peserta
terus dimatangkan agar pelaksanaan berjalan lancar," ujarnya.
Panitia juga akan
memanfaatkan berbagai kanal komunikasi digital untuk mempercepat penyebaran
informasi mengenai seluruh tahapan Konferprov kepada anggota PWI di seluruh
Jawa Barat.
Melalui
Sosialisasi Tahap I ini, Steering Committee dan Organizing Committee berharap
seluruh PWI kabupaten/kota dapat berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan,
mulai dari pemutakhiran data anggota, proses pencalonan, hingga pelaksanaan
konferensi.
Ditambahkannya,
Konferensi Provinsi PWI Jawa Barat Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum
penting untuk memperkuat profesionalisme organisasi, mempererat persatuan insan
pers, sekaligus melahirkan kepemimpinan PWI Jawa Barat yang berintegritas,
demokratis, dan mampu menjawab tantangan dunia jurnalistik di masa depan. (*)
Tag : No Tag
Berita Terkait
Rehat
Tajuk
Memahami Pemikiran Jenderal Dudung Abdurachman
PERLUNYA MENGUBAH CARA PANDANG PEDAGANG DI LOKASI WISAT...
Berita Populer
Arief Putra Musisi Anyar Indonesia
Ketua Umum GRIB H Hercules Rozario Marshal, Saya Bagian Dari Masyarakat Indramayu
Project Fly High Terinspirasi dari Pengalaman Hidup Dr Joe dan Tamak
Dari Kegiatan Aksi Sosial, Hercules Kukuhkan Ketua DPC GRIB JAYA Se-Jawa Barat
Chief Mate Syaiful Rohmaan
SAU7ANA
GMBI Kawal Kasus Dugaan Penipuan PT. Rifan Financindo Berjangka di PN Bandung
Indramayu Diguncang Gempa Magnitudo 4.4, Kedalaman 280 Kilometer
Ivan Lahardika Arranger dan Komposer Indonesia
SAU7ANA Come Back