Penulis : Yonif - Editor : Yonif
18 Jam lalu, Dibaca : 134 kali
Ketua PWI Indramayu H Dedi S Musashi Geram, Anggotanya dituding Wartawan Abal-Abal Oleh Manajer Umum Klinik Hasna Medika Langut
Jumat, 31 Juli 2026 | Pukul: 10:05 WIB
INDRAMAYU, MEDIKOMONLINE.COM - Tudingan Manager Umum Klinik Hasna Medika Langut, Hasby terhadap Wakil Ketua PWI Bidang Advokasi dan Hukum yang dianggapnya sebagai wartawan abal-abal, mendapat reaksi keras dari Ketua PWI kabupaten Indramayu, H Dedi S Musashi serta jajaran pengurus dan anggota PWI lainnya.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia kabupaten Indramayu, H Dedi S Musashi menegaskan. Tudingan yang dilayangkan terhadap wakil ketua PWI bidang Advokasi dan Hukum itu, sama sekali tidak mendasar, dan mencidrai kredibilitasnya sebagai wartawan yang sudah digelutinya puluhan tahun.
Menurutnya, atas dasar apa, sodara Hasby melalui pesan singkat yang dikirimkan kakaknya kepada saya, menganggap H Yonif sebagai wartawan abal-abal. " Saya tegaskan H Yonif itu anggota saya, dua periode ini dia sebagai Wakil Ketua PWI mendampingi saya, membidangi Advokasi dan Hukum," tegas Dedi Musashi.
Menurutnya, sikap gegabah Hasbi itu mencerminkan bahwa dia belum layak jadi seorang menejer umum, karena ucapannya asal keluar tanpa dibarengi dengan bukti, fakta dan data yang ada.
Ditegaskan H Dedi S Musashi, bahwa anggotanya yang bernama H Yonif Fathuroni itu sedang melakukan investigasi terkait adanya informasi yang diterimanya seputar keberadaan klinik Hasna dan oknum manajer umum yang nyambi masok daging.
Sebagai ketua PWI, dirinya tidak terima dengan ucapan salah seorang manajer pada Klinik Hasna Medika Langut yang bernama Hasby, dengan menyebut anggotanya, yang mengaku-ngaku sebagai anggota PWI dan wartawan Abal Abal.
" Saya tegaskan, bahwa anggotanya H Yonif itu bukan wartawan Abal Abal. Dia itu wakil saya yang membidangi Advokasi dan Hukum di PWI Indramayu, dan Kepala Biro Koran Medikom dan medikomonline.com serta dia juga benar, adalah seorang pengacara atau Advokat aktif yang sudah malang melintang menangani berbagai perkara, baik Pidana maupun perdata," tegas Demush, sapaan akrab H Dedi Musashi.
Pada bagian lain, H Dedi menegaskan, sikap Hasby yang gegabah dan menuding anggotanya sebagai wartawan abal-abal, bukan saja menjatuhkan harga diri anggota saya, melainkan itu sudah masuk ke tindakan pidana yakni pencemaran nama baik.
" Terus terang bila tidak ada tindakan dari pimpinannya dan tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan masalah ini, PWI Indramayu akan menindaklanjuti masalah ini ke penyidik Polres Indramayu," pungkasnya.
Karena apabila dibiarkan, dan tidak ada sanksi tegas dari pimpinan, dikhawatirkan akan menjadi bumerang, yang pada gilirannya bisa menjadi bom waktu bagi Klinik Hasna itu sendiri," tandas Demush, ketua PWI dua periode tersebut.
Sebagimana diketahui, sebelumnya Mantan Kuwu desa Langut H Juju Juberudin, S.T. bersama sejumlah tokoh melakukan audiensi dengan pihak Klinik Hasna Medika Langut, yang meminta agar klinik Hasna memberdayakan masyarakat desa Langut.
Alasan itu tidaklah berlebihan, karena H Juju Juberudin yang pada saat itu menjadi Kuwu desa Langut, memiliki andil yang cukup besar, sehingga klinik Hasna Medika bisa berdiri di desa Langut hingga sekarang ini.
Selain itu audiensi juga menanyakan salah seorang security titipannya yang sudah bertahun-tahun, kemudian tanpa alasan yang masuk akal, dia dipindah ke RSUD Indramayu.
Kemudian ketika diskusi sedang berjalan, lalu muncullah soal adanya prilaku Hasby yang nyambi usaha memasok daging dan sayur di klinik Hasna tersebut, dan itu diakui Hasby dihadapan H Juju Juberudin dan lainnya, termasuk kalangan manajemen Hasna.
Entah kemudian apa yang menghantui Hasby, tiba-tiba tanpa sebab menuding anggota PWI itu sebagai wartawan abal-abal, dan mengaku sebagai Advokat. Dimana pernyataan itu disampaikan kakak Hasby, menirukan ocehan Hasby yang disampaikan kepada Ketua PWI Indramayu.
Mungkinkah dia gerah saat kedoknya kebongkar dihadapan manajemen Hasna, Atau karena sikapnya yang disinyalir ikut mengusulkan memindahkan sekuriti tersebut.
Yang pasti persoalan ini masih terus berlanjut, sampai pimpinan Klinik Hasna mengambil sikap tegas terhadap yang bersangkutan.*** (Hyf)
EDITOR : YONIF
Tag : No Tag
Berita Terkait
Rehat
Tajuk
Memahami Pemikiran Jenderal Dudung Abdurachman
PERLUNYA MENGUBAH CARA PANDANG PEDAGANG DI LOKASI WISAT...
Berita Populer
Arief Putra Musisi Anyar Indonesia
Ketua Umum GRIB H Hercules Rozario Marshal, Saya Bagian Dari Masyarakat Indramayu
Project Fly High Terinspirasi dari Pengalaman Hidup Dr Joe dan Tamak
Dari Kegiatan Aksi Sosial, Hercules Kukuhkan Ketua DPC GRIB JAYA Se-Jawa Barat
Chief Mate Syaiful Rohmaan
SAU7ANA
GMBI Kawal Kasus Dugaan Penipuan PT. Rifan Financindo Berjangka di PN Bandung
Indramayu Diguncang Gempa Magnitudo 4.4, Kedalaman 280 Kilometer
Ivan Lahardika Arranger dan Komposer Indonesia
SAU7ANA Come Back