PENULIS : YONIF - EDITOR : YONIF
18 Jam lalu, Dibaca : 98 kali
POLISI GELAR OLAH TKP KECELAKAAN MAUT JALUR PANTURA KIAJARAN KULON INDRAMAYU
Senin, 13 Juli 2026 | Pukul: 12:52 WIB
INDRAMAYU, MEDIKOMONLINE.COM - Satuan Polisi Lalu Lintas (Polantas) Polres Indramayu dan Polda Jawa Barat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan maut di jalur Pantura Indramayu. Olah TKP yang digelar Senin, 13 Juni 2026 juga dihadiri Dinas Perhubungan setempat.
Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Undang Syarif Hidayat mengatakan olah TKP dimaksudkan untuk mengetahui secara detail penyebab terjadinya kecelakaan.
Sementara itu Kabid Gakkum Ditlantas Polda Jawa Barat, AKBP Jinny Manurung, menjelaskan olah TKP bersama polres merupakan langkah awal pihaknya untuk menghimpun data di lapangan. Selanjutnya olah TKP, kata dia, akan melibatkan Korlantas Mabes Polri agar didapat data secara utuh.
Diberitakan sebelumnya, sebuah kecelakaan lalulintas (laka lantas) tragis terjadi di jalur Pantura Kabupaten Indramayu, Minggu, 12 Juli 2026. Laka lantas melibatkan dua truk dengan mobil pikap bak pengangkut rombongan penganten.
Tiga penumpang pikap bak bernomor polisi E-8559-RB yang dikemukakan oleh Warkidi itu tewas di lokasi kejadian. Sementara empat belas orang lainnya mengalami luka berat dan ringan.
Seluruh korban dilarikan ke RS Bhayangkara Indramayu. Dari informasi yang berhasil dihimpun, lokasi kejadian tepatnya di Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener. Seluruh korban MD telah dievakuasi ke RS Bhayangkara dan RS Mitra Plumbon Indramayu.
Sementara itu polsi masih melakukan pendalaman identitas seluruh korban MD dan luka. Sejumlah warga di lokasi kejadian menyebut laka lantas terjadi saat pikap bak yang mengangkut belasan orang akan putar balik. Pikap bak melaju dari arah Jakarta ke arah Cirebon.
Namun dari arah yang sama melaju truk trailer bernomor polisi B-9260-TEV yang dikemukakan oleh Ibad dengan kecepatan tinggi. Karena jarak yang sangat dekat, truk trailer menyeruduk pikap tersebut.
Nahas, dari arah berlawanan melaju truk Hino bak terbuka bernomor polisi E-8846-BA yang dikemukakan oleh Abdul Muhi.
Sebagian penumpang terpelanting dari bak pikap. Sementara sebagian lain masih di atas bak namun terhimpit besi pengaman. Akibat kejadian tersebut sebanyak 3 orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Para korban dikabarkan rombongan pengantar pengantin asal Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu. "Iya para korban sebagian besar terpelanting keluar bak. Kondisinya mengenaskan. Mobil pikap baknya juga ringsek," ujar Romi, warga setempat.
Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Undang Syarif Hidayat mengatakan olah TKP dimaksudkan untuk mengetahui secara detail penyebab terjadinya kecelakaan.
Hingga berita ini dirilis, polisi masih terus mendalami penyebab laka lantas yang merenggut belasan nyawa tersebut.*** (Hyf)
Editor : Yonif
Tag : No Tag
Berita Terkait
Rehat
Tajuk
Memahami Pemikiran Jenderal Dudung Abdurachman
PERLUNYA MENGUBAH CARA PANDANG PEDAGANG DI LOKASI WISAT...
Berita Populer
Arief Putra Musisi Anyar Indonesia
Ketua Umum GRIB H Hercules Rozario Marshal, Saya Bagian Dari Masyarakat Indramayu
Project Fly High Terinspirasi dari Pengalaman Hidup Dr Joe dan Tamak
Dari Kegiatan Aksi Sosial, Hercules Kukuhkan Ketua DPC GRIB JAYA Se-Jawa Barat
Chief Mate Syaiful Rohmaan
SAU7ANA
GMBI Kawal Kasus Dugaan Penipuan PT. Rifan Financindo Berjangka di PN Bandung
Indramayu Diguncang Gempa Magnitudo 4.4, Kedalaman 280 Kilometer
Ivan Lahardika Arranger dan Komposer Indonesia
SAU7ANA Come Back