Loading

PWI Depok Kecam Pengusiran Wartawan di Gedung DPRD, Sekwan Minta Maaf


Penulis: Lucy
12 Jam lalu, Dibaca : 70 kali


Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Depok, Rusdy Nurdiansyah

DEPOK, Medikomonline.comKetua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Depok, Rusdy Nurdiansyah, mengecam keras tindakan pengusiran terhadap dua wartawan, Gustini dan Anggie Anggraini, saat menjalankan tugas di Gedung DPRD Depok.  

“Mungkin ada salah paham. Tapi semua pihak harus saling menghargai profesi masing-masing agar tidak terjadi gesekan yang memicu kemarahan,” ujar Rusdy, Sabtu (14/2/2026).  

Rusdy menegaskan, gedung DPRD merupakan area publik. “Kalau benar ada pengusiran, itu tidak dibenarkan. Kecuali jika ada rapat tertutup yang memang tidak mengundang wartawan,” katanya.  

Ia meminta oknum pegawai terkait menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di Kantor PWI Depok. “Apalagi jelang Ramadhan, saling memaafkan adalah tindakan mulia untuk mempererat silaturahmi,” tambahnya.  

Sekretaris DPRD Depok, Kania Parwati, sudah menyampaikan permintaan maaf melalui pesan WhatsApp kepada PWI Depok. “Tolong sampaikan permohonan maaf saya. Hal ini akan menjadi koreksi dan bahan perbaikan ke depan di DPRD Kota Depok,” tulis Kania.  

Sebagai informasi, berita yang viral ini menyeret staf DPRD Depok yang mengusir Wartawan saat acara Cucurak, meski akhirnya orang tersebut mengakui Khilaf.Kejadian yang membuat citra DPRD Kota Depok kembali tercoreng setelah seorang staf bernama Devi Wulandari mengusir wartawan yang tengah bertugas di Gedung DPRD, Jumat (13/2/2026).  

Insiden terjadi saat dua wartawati, Gustini dan Anggi, hendak menemui Kabag Humas DPRD. Namun, Devi menghadang mereka di lobi gedung yang saat itu digunakan untuk acara cucurak menyambut Ramadan.  

“Devi mengusir kami seperti menghalau kucing, dengan teriakan keras di depan banyak orang,” ungkap Gustini, anggota PWI Depok. Ia mengaku syok dan menangis atas perlakuan tersebut.  

Tak hanya Gustini dan Anggi, wartawan lain bernama Rizal juga mendapat perlakuan serupa hingga terjadi keributan. Devi menegaskan wartawan tidak berhak hadir karena acara bersifat internal. Belakangan, Devi mengaku khilaf atas tindakannya dan menyampaikan permintaan maaf.(Lucy)

Tag : No Tag

Berita Terkait