Loading

OTT KPK di PN Depok: Ketua, Wakil, dan Jurusita Ikut Terseret


Penulis: Lucy
7 Jam lalu, Dibaca : 46 kali


Ketua Pengandilan Tinggi (PT) Bandung, Jawa Barat, Hery Supriyono saat memberikan keterangan pers terkait OTT Wakil Ketua PN Depok.

DEPOK, Medikomonline.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Pengadilan Negeri (PN) Depok yang mengejutkan publik. Tidak tanggung-tanggung, lembaga antirasuah mengamankan Ketua, Wakil Ketua, hingga jurusita PN Depok.  

Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Bandung, Hery Supriyono, menyebut peristiwa ini sebagai pukulan moral yang berat. Ia mengaku prihatin karena imbauan agar jajaran peradilan menjauhi praktik menyimpang sudah berulang kali disampaikan.  

“Sebagai pimpinan tentu kami prihatin. Ini kejadian yang sebetulnya tidak kita inginkan, tetapi tetap terjadi,” kata Hery saat meninjau PN Depok, Jumat (6/2/2026).  

Hery menegaskan kasus ini sepenuhnya diserahkan kepada aparat penegak hukum. Ia juga hadir untuk memberi dukungan moral kepada aparatur yang tidak terlibat, sekaligus mendorong agar kekosongan pimpinan segera diisi demi kelancaran pelayanan peradilan.  

Sejumlah ruangan di PN Depok, termasuk ruang Ketua, Wakil Ketua, dan jurusita, kini disegel.  

KPK sebelumnya membenarkan telah mengamankan Wakil Ketua PN Depok berinisial BS bersama sejumlah pihak lain. dalam OTT pada Kamis (5/2/2026), penyidik juga menyita uang tunai ratusan juta rupiah.  

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyebut kasus ini terkait aliran dana dari pihak swasta kepada aparat penegak hukum dalam penanganan sengketa lahan seluas 6.500 meter persegi di kawasan Tapos, Cimanggis, Depok.  

“Yang jelas ada sejumlah uang yang berpindah dari pihak swasta kepada aparat penegak hukum,” ujar Asep.  

KPK menegaskan penyidikan masih berjalan untuk memastikan apakah aliran dana tersebut termasuk penyuapan atau pemerasan.(Lucy)

Tag : No Tag

Berita Terkait