Loading

TUJUH JENAZAH KORBAN LAKA LANTAS JALUR PANTURA KIAJARAN KULON INDRAMAYU TIBA DIRUMAH DUKA


PENULIS : YONIF - EDITOR : YONIF
1 Hari lalu, Dibaca : 125 kali


7 jenazah korban laka lantas.maut tiba di rumah duka blok Jemeti Kulon desa Cempeh kecamatan Lelea. (Yonif-Medikom)

TUJUH JENAZAH KORBAN LAKA LANTAS JALUR PANTURA KIAJARAN KULON INDRAMAYU TIBA DIRUMAH DUKA

Minggu, 12 Juli 2026 | PUKUL: 20:08 WIB

INDRAMAYU, MEDIKOMONLINE.COM - Tujuh jenazah korban kecelakaan maut di jalur Pantura Kiajaran Kulon, kecamatan Lohbener  Kabupaten Indramayu, Minggu (12/07/2026) tiba di rumah duka di blok Jemeti Kulon Desa Cempeh Kecamatan Lelea pada Minggu Sore hingga malam.

Ketujuh jenazah tersebut dibawa menggunakan enam unit ambulans dari dua rumah sakit yakni RS Bhayangkara Losarang, Puskesmas setempat dan RS Mitra Plumbon Widasari. Seperti dikutif Vritta Nusantara, Minggu (12/7/2026).

Menurut warga, jenazah yang sudah tiba di rumah duka di desa Cempeh yakni Idah, Sawen, Warkidi (supir mobil pick up), Ipah, Yunah dan Karsinih. Sementara satu jenazah yakni Tamara dibawa ke rumah duka di Desa Lanjan Kecamatan Lohbener.

Untuk menyambut kedatangan jenazah, warga di Blok Cemeti Kulon juga menyiapkan tenda dan uborampe yang dibutuhkan untuk prosesi pemakaman.

“Rencana akan dimakamkan besok pagi secara bersama sama di pemakaman umum blok Cemeti Kulon,” ujar Rasmita, salah seorang warga.

Diinformasikan sebelumnya, sebelas orang diinformasikan tewas dalam insiden kecelakaan lalu lintas antara mobil pick up yang membawa belasan orang pengantar pengantin dengan truk tronton di jalura pantura Kiajaran Kulon Kabupaten Indramayu, Minggu (12/07/2026).

Kecelakaan maut di jalur Pantura Indramayu ini berawal dari kendaraan pick up dengan nopol E 8559 RB yang dikemudikan oleh Warkidi akan putar balik di putaran Kiajaran Kulon, namun dari arah bersamaan melaju truk tronton dengan nopol B 9260 TEV yang dikemudikan Deden Ibad.

Tabrakan tidak dapat dihindarkan. Belasan penumpang mobil pick up berhamburan akibat benturan keras antar dua kendaraan tersebut. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian diketahui sebanyak tiga orang.

Pengemudi truk tronton Deden Ibad membenarkan bahwa truk yang dikemudikannya menabrak mobil pick up yang berada di depannya.

“Saya tidak tega melihat kondisi korban yang berjatuhan di jalan. Kondisi mobil di depan saya itu mendadak berhenti saat akan manuver belok ke arah kanan,” jelas Dede Ibad.

Petugas kepolisian dari Polsek Lohbener dibantu warga sekitar langsung melakukan evakuasi korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Losarang dan Rumah Sakit Mitra Plumbon Widasari.

Ditengah perjalanan menuju Rumah Sakit Bhayangkara Losarang dan Rumah Sakit Mitra Plumbon Widasari, sejumlah korban kecelakaan yang mengalami luka pada bag?an kepala akibat benturan meninggal dunia.

Data yang dihimpun menyebutkan, sebanyak delapan orang meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkara Losarang dan Tiga orang meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Plumbon Widasari.

“Itu semua warga saya pak. Informasinya mereka habis mengantar pengantin di desa Parean Kandanghaur. Informasi terbaru supirnya juga meninggal dunia,” Kata ketua RT 13 Blok Cemeti Desa Cempeh, Rawid.***(Hyf)

EDITOR : YONIF


 


 

Tag : No Tag

Berita Terkait