Loading

ARM Desak Kadis Bina Marga Jabar Agung Wahyudi Evaluasi Kinerja PPK Sandi Wijaya, Rekonstruksi Jalan Ruas Jalan Cikamurang – Bantarwaru Banyak Retak


Penulis: IthinK
16 Jam lalu, Dibaca : 40 kali


Ketua Umum Aliansi Rakyat Menggugat Furqon Mujahid Bangun.

INDRAMAYU, Medikomonline.com – Aliansi Rakyat Menggugat mendesak Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat Agung Wahyudi mengevaluasi kinerja PPK Sub Kegiatan Rekonstruksi Jalan UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan VI Sandi Wijaya terkait Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Ruas Jalan Cikamurang - Bantarwaru (Bts. Kab. Subang/Indramayu) yang banyak retak.

“Banyak terjadi retakan perkerasan beton di lokasi Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Ruas Jalan Cikamurang – Bantarwaru yang ditangani PPK Sandi Wijaya dan kontraktor PT. Perwita Konstruksi,” kata Ketua Umum Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) Furqon Mujahid Bangun kepada Medikomonline.com, Senin (19/10/2026).

Mujahid yang juga Dasatgas Anti Korupsi Forum Ormas Provinsi Jawa Barat menjelaskan, retakan perkerasan beton yang banyak terjadi dalam Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Ruas Jalan Cikamurang – Bantarwaru mengindikasikan konstruksi beton kurang berkualitas.


Banyak terjadi retakan perkerasan beton dalam Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Ruas Jalan Cikamurang – Bantarwaru tetapi tidak diperbaiki oleh penyedia jasa PT. Perwita Konstruksi. (Foto: Medikom)

“Oleh karena itu, ARM mendesak Kadis Bina Marga Jabar  Agung Wahyudi mengevaluasi kinerja PPK Sandi Wijaya dan kontraktor PT. Perwita Konstruksi,” tegas Mujahid yang dikenal sebagai Koordinator Komisioner BAP-TKP (Badan Advokasi Pelayanan Publik dan Tata Kelola Pemerintahan). BAP-TKP merupakan Badan Kerjasama Resmi KPK-RI dengan Korps Alumni KNPI.

Sebagaimana diketahui, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat melalui UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan VI melaksanakan Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Ruas Jalan Cikamurang - Bantarwaru (Bts. Kab. Subang/Indramayu) Tahun Anggaran 2026. 

Paket Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Ruas Jalan Cikamurang - Bantarwaru (Bts. Kab. Subang/Indramayu) ini diikerjakan oleh penyedia jasa PT. Perwita Konstruksi dengan nilai kontrak Rp.15.649.210.995,00 dan waktu pelaksanaan 210 hari Kalender dengan tanggal kontrak 09 Maret 2026. 


Banyak terjadi retakan perkerasan beton dalam Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Ruas Jalan Cikamurang – Bantarwaru tetapi tidak diperbaiki oleh penyedia jasa PT. Perwita Konstruksi. (Foto: Medikom)

Berdasarkan pantauan Tim Redaksi Koran Medikom (Medikomonline.com) di lokasi Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Ruas Jalan Cikamurang - Bantarwaru (Bts. Kab. Subang/Indramayu) pada bulan September 2026, ditemukan banyak terjadi retakan perkerasan beton tetapi tidak diperbaiki oleh penyedia jasa PT. Perwita Konstruksi.

Pada tanggal 01 Oktober 2026 Redaksi Koran Medikom (Medikomonline.com) mengkonfirmasi kerusakan Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Ruas Jalan Cikamurang - Bantarwaru (Bts. Kab. Subang/Indramayu) tersebut kepada Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat Agung Wahyudi.

Kemudian pada tanggal 10 Oktober 2026, Redaksi Koran Medikom (Medikomonline.com) menerima surat jawaban dari UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan VI. Dalam suratnya Nomor: 2271/HM.03.04/BANG/PJ2WPVI, tertanggal 09 Oktober 2026, Sandi Wijaya selaku PPK Sub Kegiatan Rekonstruksi Jalan UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan VI menjelaskan, pelaksanaan Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Ruas Jalan Cikamurang - Bantarwaru (Bts. Kab. Subang/Indramayu) sudah sesuai dengan spesifikasi dan saat ini masih dalam masa pemeliharaan oleh penyedia jasa.

“Kami informasikan bahwa dalam  pelaksanaan Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Ruas Jalan Cikamurang - Bantarwaru (Bts. Kab. Subang/Indramayu) Tahun Anggaran 2026 di UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan VI sudah sesuai dengan spesifikasi dan pada pelaksanaannya diawasi oleh konsultan pengawas dan saat ini masih dalam masa pemeliharaan oleh penyedia jasa,” kata Sandi.

Namun sayangnya Sandi Wijaya tidak menjelaskan faktor yang menyebabkan retakan perkerasan beton yang banyak dan cepat terjadi dalam Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Ruas Jalan Cikamurang – Bantarwaru. (IthinK)

Tag : No Tag

Berita Terkait