Penulis: A. Rohman
1 Bulan lalu, Dibaca : 103 kali
GARUT, Medikomonline.com – Kepala Desa Sukahaji, Abdul Hayat, menyatakan kesiapannya merealisasikan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di lingkungan Perumahan BCAN. Langkah strategis ini diambil untuk mengakhiri persoalan tumpukan sampah yang selama ini mengganggu kenyamanan warga.
Rencana pembangunan ini dipaparkan dalam pertemuan bersama warga yang digelar di area perumahan tepatnya di mesjid Jami Al,Ikhsan, Sabtu (11/04/2026). Turut hadir dalam Ketua BPD desa sukahaji, pengurus RT/RW, tokoh masyarakat, serta pendamping bidang lingkungan hidup.
Dalam sambutannya, Kades Abdul Hayat menegaskan komitmennya untuk segera menuntaskan masalah kebersihan di wilayah tersebut.
"Kami menyadari permasalahan sampah di Perumahan BCAN sudah menjadi prioritas utama. Pihak desa berkomitmen penuh untuk segera merealisasikan TPST ini agar lingkungan menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali," ujar Kades Abdul Hayat.
Sementara itu,"Ikbal", selaku Pendamping Bidang Lingkungan Hidup yang mendampingi desa, memaparkan detail teknis pengolahan yang akan diterapkan. Menurutnya, fasilitas ini tidak sekadar tempat pembuangan, melainkan dilengkapi sistem pengolahan modern namun tetap ramah lingkungan.
"Secara teknis, nanti akan ada sistem 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Sampah organik akan diolah menjadi kompos menggunakan mesin pencacah dan bak fermentasi, sedangkan sampah anorganik seperti plastik dan kertas akan disortir untuk didaur ulang atau dijual kembali sebagai barang bekas," jelas Ikbal.
Ia menambahkan, lokasi yang dipilih dinilai cukup strategis dan tidak mengganggu aktivitas warga, serta sudah dilengkapi saluran air agar tidak menimbulkan genangan atau bau yang mengganggu.
Rencana ini mendapatkan apresiasi luar biasa dari tokoh masyarakat dan warga, Ketua Rukun Warga (RW) setempat, menyambut baik inisiatif desa ini.
Ketua RW Perum BCAN Ahmad Yani menuturkan"Kami sangat berterima kasih kepada Pak Kades dan tim. Selama ini kami sering kesulitan dengan penanganan sampah yang belum maksimal. Dengan adanya fasilitas pengolahan yang jelas teknisnya seperti ini, kami yakin masalah lama bisa segera teratasi," ungkapnya
Hal senada disampaikan oleh salah satu warga, perwakilan dari warga RT 02. Ia menyatakan kesiapan warga untuk beradaptasi dengan sistem baru ini.
"Kami siap mendukung dan berpartisipasi aktif. Kalau fasilitasnya sudah ada dan sistemnya jelas, kami warga juga harus disiplin mulai memilah sampah dari rumah agar program ini berhasil," tuturnya.
Saat ini, pihak desa sedang menyelesaikan administrasi. Diharapkan pembangunan fisik TPST dapat segera dimulai dan segera beroperasi demi kenyamanan bersama.( A.Rohman ).
Tag : No Tag
Berita Terkait
Rehat
Tajuk
Memahami Pemikiran Jenderal Dudung Abdurachman
PERLUNYA MENGUBAH CARA PANDANG PEDAGANG DI LOKASI WISAT...
Berita Populer
Arief Putra Musisi Anyar Indonesia
Ketua Umum GRIB H Hercules Rozario Marshal, Saya Bagian Dari Masyarakat Indramayu
Project Fly High Terinspirasi dari Pengalaman Hidup Dr Joe dan Tamak
Dari Kegiatan Aksi Sosial, Hercules Kukuhkan Ketua DPC GRIB JAYA Se-Jawa Barat
Chief Mate Syaiful Rohmaan
SAU7ANA
GMBI Kawal Kasus Dugaan Penipuan PT. Rifan Financindo Berjangka di PN Bandung
Indramayu Diguncang Gempa Magnitudo 4.4, Kedalaman 280 Kilometer
Ivan Lahardika Arranger dan Komposer Indonesia
SAU7ANA Come Back