Reporter: Fauzi K
16 Jam lalu, Dibaca : 50 kali
BANDUNG BARAT, medikomonline – Hampir satu bulan bencana tanah longsor landa Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda Desa Pasirlangku Kec. Cisarua Kab. Bandung Barat. Berbagai bantuan dan dukungan dari berbagai lembaga terus mengalir untuk pemulihan dampak bencana tanah longsor tersebut.
Ada sekitar 76
kepala keluarga yang terdampak dan puluhan korban jiwa. Pemerintah Kabupaten
Bandung Barat memberikan bantuan langsung berupa uang sebesar Rp5 juta per
keluarga terdapak bencana. Bantuan diberikan langsung oleh Bupati KBB Jeje
Ritchie, Rabu 11 Februari 2026.
Musibah bencana
yang melanda Cisarua pada 24 Januari 2026 lalu menyebabkan kerusakan yang
signifikan di kampung terdampak. Rumah dan fasilitas umum di dua kampung
tersebut rusak berat. Pemerintah KBB bergerak cepat untuk melakukan pendataan, proses
verifikasi dan persiapan pemulihan di lokasi bencana dan penyaluran bantuan
secara langsung.
Penyerahan bantuan
bertepatan dengan kunjungan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan yang melihat langsung bagaimana pemerintah daerah
menangani konsekuensi bencana alam dan berbagi pengalaman dalam penanganan
kejadian bencana serupa di daerahnya. Salah satu perhatian utama pascabencana
adalah air bersih yang sering menjadi permasalahan bagi masyarakat terdampak.
Permeritah KBB akan
membangun 10 titik sumur bor di wilayah terdampak. Saat ini sudah ada 5 sumur
sudah dapat digunakan dan 5 sumur lagi sedang dikerjakan. Mohon doanya dari
semua semoga proses pemulihan korban bisa segera diselesaikan dengan maksimal.
“Kita tidak hanya
memberikan bantuan untuk segera bangkit, tetapi juga memastikan bahwa
infrastruktur dasar seperti air bersih tersedia secara maksimal. Pembanguan
sumur ini adalah bagian dari investasi untuk masa depan warga terdamak bencana,”
ungkap Bupati KBB Jeje kepada warga terdapak bencana.
Masih menurut Jeje
dengan tuntasnya penyaluran bantuan dan progres pembangunan sumur bor,
diharapkan kondisi masyarakat Cisarua dapat segera pulih dan aktivitas
sehari-hari dapat kembali berjalan normal. Pemerintah daerah akan terus
memantau perkembangan di warga dalam upaya pemulihan.
Lanjut Jeje
pemerintah daerah sangat mengerti bahwa bencana ini hukan hanya bencana ke
warga saja. Ini juga bagian darti tanggung jawab pemerintah daerah kepada warga
terdampak. “Pemerintah akan terus melakukan upaya pemulihakan walaupun tahap
awal hanya bisa menjangkau sebagian kecil. Pemerintah akan berkomitmen untuk
tidak meninggalkan satu pun keluarga yang terkena dampak, sendiri,” ungkap
Bupati Jeje Ritchie Ismail. (Fauzi. R)
Tag : No Tag
Berita Terkait
Rehat
Tajuk
Memahami Pemikiran Jenderal Dudung Abdurachman
PERLUNYA MENGUBAH CARA PANDANG PEDAGANG DI LOKASI WISAT...
Berita Populer
Arief Putra Musisi Anyar Indonesia
Ketua Umum GRIB H Hercules Rozario Marshal, Saya Bagian Dari Masyarakat Indramayu
Project Fly High Terinspirasi dari Pengalaman Hidup Dr Joe dan Tamak
Dari Kegiatan Aksi Sosial, Hercules Kukuhkan Ketua DPC GRIB JAYA Se-Jawa Barat
Chief Mate Syaiful Rohmaan
SAU7ANA
GMBI Kawal Kasus Dugaan Penipuan PT. Rifan Financindo Berjangka di PN Bandung
Indramayu Diguncang Gempa Magnitudo 4.4, Kedalaman 280 Kilometer
Ivan Lahardika Arranger dan Komposer Indonesia
SAU7ANA Come Back