Loading

Pemkab Sumedang Pastikan Ketersediaan Pangan Menjelang Ramadan 1443 H Aman


Penulis: Nanang/Editor: Mbayak Ginting
2 Tahun lalu, Dibaca : 708 kali


Wakil Bupati Sumedang H Erwan Setiawan rapat koordinasi bersama Forkopimda yang dilaksanakan di Aula Tribrata Polres Sumedang.

SUMEDANG, Medikomonline.com Pemkab Sumedang memastikan ketersediaan pangan menjelang Ramadan 1443 H aman. Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi (Rakor) Wakil Bupati Sumedang H Erwan Setiawan bersama Forkopimda yang dilaksanakan di Aula Tribrata Polres Sumedang, Jumat (1/4/2022).

"Stok pangan untuk Sumedang sudah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan," kata Wakil Bupati H Erwan Setiawan yang hadir dalam Rakor.

Ia menambahkan, untuk memastikan aman atau tidaknya pasokan pangan  dapat dimonitor secara digital di aplikasi Bapokting opendata Sumedangkab.go.id dan perlunya melakukan cek dan ricek ke setiap pasar.

"Karena ketersediaan pangan harus selalu dipantau terus menerus agar tidak terjadi kelangkaan yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat," tuturnya.

Selain itu, Wabup juga mengungkapkan bahwa sarana dan prasarana pasar yang ada di Kabupaten Sumedang sudah siap untuk melayani konsumen atau masyarakat. "SKPD terkait akan sering turun ke lapangan untuk memastikan sarana dan prasarana  di pasar tersedia," ungkapnya.

Dalam Rakor tersebut turut dibahas terkait ketersediaan bahan bakar. "Berdasarkan laporan, ketersediaan Bahan Bakar Minyak menjelang arus mudik Lebaran dipastikan cukup tersedia," tuturnya.

Dikatakan, perlu adanya kesiapan semua pihak dalam menghadapi terjadinya arus mudik menjelang Lebaran. "Ada kemungkinan pula pengoperasian ruas jalan tol Cileunyi-Sumedang Kota saat arus mudik. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan jalan nasional," terangnya.

Sementara itu, Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto mengatakan, Polres Sumedang selama Ramadan akan memberlakukan perubahan waktu aktifitas masyarakat.

"Kami akan mengimbanginya dengan perubahan jadwal patroli. Contohnya seperti sebelum dan sesudah Sahur yang biasanya sering digunakan sebagai ajang balap liar dan ketika 'ngabuburit' sering timbul kerumunan serta setelah Salat Tarawih. Itulah yang menjadi jam-jam target kami untuk melakukan patroli," katanya.

Tag : No Tag

Berita Terkait