Reporter: Ganda TB
17 Hari lalu, Dibaca : 124 kali
KOTA CIMAHI, Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Kesehatan Kota Cimahi menggelar kegiatan Kampanye TOSS TBC (Temukan, Obati, Sampai Sembuh) sebagai upaya memperkuat kesadaran publik mengenai bahaya tuberkulosis (TBC) sekaligus mendorong gerakan deteksi dini dan pengobatan tuntas.
Kegiatan ini
merupakan bagian dari kampanye serentak yang dilaksanakan di delapan provinsi
prioritas penanggulangan TBC di Indonesia, sebagaimana arahan Kementerian Dalam
Negeri Republik Indonesia.
Kegiatan dibuka
oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan
Kota Cimahi, dan dihadiri unsur puskesmas, kader kesehatan, komunitas peduli
TBC, serta ratusan warga Cimahi. Berbeda dari beberapa daerah lain yang
memanfaatkan momentum Car Free Day, kampanye di Cimahi sengaja digelar di ruang
publik yang padat aktivitas masyarakat, yakni di kawasan pasar kaget Jl. Raden
Demang Hardjakusumah, agar pesan edukasi dapat menjangkau lebih banyak warga
dari berbagai lapisan, Minggu (9/11/2025).
Kampanye TOSS TBC
dikemas dengan pendekatan edukatif yang menarik dan komunikatif, mulai dari
senam sehat bersama, dialog interaktif, pojok konsultasi kesehatan, hingga
permainan berhadiah merchandise edukatif bertema TBC. Seluruh rangkaian
kegiatan dirancang agar pesan kesehatan lebih mudah dipahami, sekaligus menepis
stigma yang masih melekat pada penyakit TBC.
Kepala Bidang P2P
Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Moh. Dwihadi Isnalini, menekankan pentingnya
keterlibatan aktif masyarakat dalam penanggulangan TBC. Ia mengingatkan bahwa
penyakit ini dapat menyerang siapa saja dan sering tidak terdeteksi dini karena
gejalanya dianggap sepele.
“Melalui kegiatan
ini, kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa TBC bisa disembuhkan asalkan
ditemukan dan diobati sampai tuntas. Mari bersama wujudkan Cimahi Bebas TBC
menuju Indonesia Eliminasi TBC 2030,” ujarnya.
Menurutnya,
penguatan edukasi publik diperlukan karena masih ada warga yang menghentikan
pengobatan sebelum waktunya sehingga meningkatkan risiko penularan dan
kekambuhan penyakit. Padahal, pengobatan TBC disediakan pemerintah secara
gratis melalui fasilitas kesehatan yang telah ditunjuk.
Kampanye TOSS TBC
juga menjadi momentum memperluas kolaborasi lintas sektor, tidak hanya antara
pemerintah dan tenaga kesehatan, tetapi juga keterlibatan kader, komunitas,
dunia pendidikan, hingga pelaku usaha yang dapat membantu menyebarluaskan pesan
kesehatan.
Melalui kampanye
ini, diharapkan edukasi yang disampaikan tidak berhenti pada kegiatan hari ini
saja, tetapi terus digaungkan di lingkungan keluarga, sekolah, tempat ibadah,
hingga komunitas. Dengan kolaborasi yang kuat dan pemahaman yang benar, Cimahi
menargetkan dapat menjadi salah satu daerah yang berkontribusi nyata dalam
agenda nasional Eliminasi TBC 2030. (Ganda)

Tag : No Tag
Berita Terkait
Rehat
Tajuk
Memahami Pemikiran Jenderal Dudung Abdurachman
PERLUNYA MENGUBAH CARA PANDANG PEDAGANG DI LOKASI WISAT...
Berita Populer
Arief Putra Musisi Anyar Indonesia
Ketua Umum GRIB H Hercules Rozario Marshal, Saya Bagian Dari Masyarakat Indramayu
Project Fly High Terinspirasi dari Pengalaman Hidup Dr Joe dan Tamak
Dari Kegiatan Aksi Sosial, Hercules Kukuhkan Ketua DPC GRIB JAYA Se-Jawa Barat
Chief Mate Syaiful Rohmaan
SAU7ANA
GMBI Kawal Kasus Dugaan Penipuan PT. Rifan Financindo Berjangka di PN Bandung
Indramayu Diguncang Gempa Magnitudo 4.4, Kedalaman 280 Kilometer
Ivan Lahardika Arranger dan Komposer Indonesia
SAU7ANA Come Back