Penulis: Emi
1 Bulan lalu, Dibaca : 161 kali
SUMEDANG, Medikomonline.com - Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila tampil sebagai Keynote Speaker pada workshop bertema “IPv6 Technology Implementation by Local Government to Boost Local Economic Value and Enhance Public Services Experience” yang digelar di Ballroom Hotel Ritz-Carlton Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (4/12/2025).
Dalam forum bergengsi yang dihadiri delegasi dari Jepang, Malaysia, perusahaan teknologi global, serta Kementerian/Lembaga RI tersebut, Fajar memaparkan strategi Sumedang menjadi daerah pelopor transformasi digital sekaligus model nasional Smart City menuju “Gigabyte City”.
Dalam pemaparannya, Wabup Fajar menegaskan bahwa Sumedang saat ini telah menjadi kabupaten paling matang dalam penerapan digital government di Indonesia, termasuk Interoperabilitas Data Lintas Sektor Command Center Terintegrasi WhatsApp BOT “WA KEPO”, Digitalisasi Penanganan Stunting (Simpati Jitu) Dashboard Makan Bergizi Gratis (MBG)-Office berbasis AI, Super App Tahu Sumedang sampaiJampe Harupat (Layanan terintegrasi ibu hamil hingga akta kelahiran otomatis)
Ia menunjukkan langsung Command Center Sumedang, termasuk akses real-time APBD, pajak, kesehatan masyarakat, hingga tren penyakit terbaru.
“Good data, good decision, good result. Data baik menghasilkan keputusan baik, dan hasil baik,” tegasnya mengutip pesan Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir.
Wabup Fajar menegaskan, migrasi ke IPv6 bukan sekadar kebutuhan teknis, melainkan strategi ekonomi daerah.
“Semakin tinggi layanan digital, semakin besar kebutuhan IP Address. Smart City tidak bisa bertumbuh tanpa IPv6. Ini fondasi masa depan.”ungkapnya.
Menurutnya, IPv6 akan memperkuat Integrasi IoT (CCTV, sensor lingkungan, dashboard kesehatan)
Keamanan Sistem Digital Pemerintah
Massive Smart Governance dengan AI, Infrastruktur Smart City dan Smart Farming.
Fajar bahkan menargetkan Sumedang menuju Gigabyte City, yakni kota dengan konektivitas massif, IoT terintegrasi, dan pemerintahan berbasis AI di seluruh sektor.
Secara terbuka ia juga mengajak dunia internasional untuk berinvestasi di Sumedang. Ia memperkenalkan platform SIX (Sumedang Investment Experience), layanan digital untuk investor tanpa pungli dan pendampingan perizinan secara terintegrasi.
Tak hanya itu, ia juga mengajak para tamu untuk datang ke Sumedang, memperlihatkan destinasi kebanggaan seperti Curug Cigorobog, Menara Kujang Sapasang dan Waduk Jatigede yang disebutnya “Mini Raja Ampat dari Bendungan”.
“Investasi membuka lapangan kerja, meningkatkan PAD, dan akhirnya: untuk kesejahteraan rakyat,” tegas Fajar.
Tag : No Tag
Berita Terkait
Rehat
Tajuk
Memahami Pemikiran Jenderal Dudung Abdurachman
PERLUNYA MENGUBAH CARA PANDANG PEDAGANG DI LOKASI WISAT...
Berita Populer
Arief Putra Musisi Anyar Indonesia
Ketua Umum GRIB H Hercules Rozario Marshal, Saya Bagian Dari Masyarakat Indramayu
Project Fly High Terinspirasi dari Pengalaman Hidup Dr Joe dan Tamak
Dari Kegiatan Aksi Sosial, Hercules Kukuhkan Ketua DPC GRIB JAYA Se-Jawa Barat
Chief Mate Syaiful Rohmaan
SAU7ANA
GMBI Kawal Kasus Dugaan Penipuan PT. Rifan Financindo Berjangka di PN Bandung
Indramayu Diguncang Gempa Magnitudo 4.4, Kedalaman 280 Kilometer
Ivan Lahardika Arranger dan Komposer Indonesia
SAU7ANA Come Back