Loading

Harumkan Nama Kabupaten Indramayu, Siswi SMAN 1 Anjatan Lolos Seleksi Ketat Parlemen Remaja DPR RI 2026


Penulis: Dr. Anas SMAN 1 ANJATAN
17 Jam lalu, Dibaca : 74 kali


Sayyidah Kezia Puji Lotaniawan terpilih dari 11.948 pendaftar. Dari seluruh pelajar di Indonesia, hanya terpilih 200 pelajar terbaik Indonesia.

INDRAMAYU, JAWA BARAT — Sayyidah Kezia Puji Lotaniawan, pelajar SMAN 1 Anjatan, Kabupaten Indramayu, berhasil terpilih sebagai salah satu peserta Parlemen Remaja Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Tahun 2026. Ia menjadi bagian dari 200 pelajar dari berbagai daerah di Indonesia yang memperoleh kesempatan untuk mengikuti program edukasi demokrasi dan mempelajari secara langsung mekanisme kerja parlemen di tingkat nasional.

Pencapaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan Kezia dalam mengembangkan wawasan kebangsaan, kemampuan berpikir kritis, serta pemahaman terhadap proses demokrasi dan penyampaian aspirasi masyarakat. Keikutsertaannya juga membuka kesempatan bagi pelajar asal Kabupaten Indramayu untuk memperluas pengalaman dan berinteraksi dengan generasi muda dari berbagai latar belakang di Indonesia.

Parlemen Remaja merupakan program tahunan DPR RI yang dirancang untuk memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai fungsi, tugas, dan kewenangan lembaga legislatif. Melalui program ini, peserta diperkenalkan pada proses pembentukan kebijakan, dinamika persidangan, serta pentingnya keterlibatan generasi muda dalam kehidupan demokrasi.

Berdasarkan pemberitaan resmi DPR RI pada 5 Oktober 2026, jumlah pendaftar Parlemen Remaja tahun ini mencapai sekitar 11.800 orang, sebelum akhirnya mencapai angka 11.948 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 200 peserta terpilih untuk mengikuti program di tingkat nasional. Dengan membandingkan kedua angka tersebut, kuota peserta terpilih setara dengan sekitar 1,7 persen dari jumlah pendaftar. Persentase tersebut merupakan perhitungan berdasarkan angka perkiraan yang diberitakan, bukan persentase kelulusan resmi yang diumumkan panitia.

Nama Sayyidah Kezia Puji Lotaniawan tercantum dalam Pengumuman Peserta Parlemen Remaja Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Sekretariat Jenderal DPR RI pada 1 September 2026. Dalam lampiran pengumuman tersebut, Kezia tercatat pada nomor urut 51 dengan asal sekolah SMAN 1 Anjatan, Jawa Barat. Nomor urut tersebut merupakan urutan dalam daftar peserta, bukan peringkat hasil seleksi.

Terpilihnya Kezia merupakan kesempatan untuk memperoleh pengalaman pembelajaran di lingkungan parlemen sekaligus mengembangkan kapasitas diri dalam memahami persoalan publik. Proses seleksi yang harus dilalui calon peserta menjadi bagian dari upaya penyelenggara untuk menjaring pelajar yang siap mengikuti rangkaian kegiatan edukasi demokrasi tersebut. 

Parlemen Remaja 2026 mengangkat tema “Generasi Cerdas, Aksi Remaja Stop Perundungan, Ciptakan Sekolah Ramah dan Bermartabat.” Tema tersebut menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam mencegah perundungan serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan menghargai martabat setiap peserta didik.

Melalui tema ini, persoalan perundungan ditempatkan sebagai isu yang membutuhkan perhatian bersama. Upaya menciptakan sekolah yang ramah tidak hanya berkaitan dengan keberadaan aturan, tetapi juga dengan pembentukan kesadaran, kepedulian, dan tanggung jawab sosial di kalangan pelajar.

Selama program berlangsung, peserta memperoleh kesempatan untuk mempelajari mekanisme kerja DPR RI, mengikuti simulasi persidangan, serta berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Kegiatan tersebut memberikan gambaran mengenai bagaimana gagasan disampaikan, pandangan dipertukarkan, dan keputusan dibahas melalui proses yang terstruktur.

Pengalaman ini juga menjadi ruang bagi pelajar untuk memahami bahwa partisipasi demokratis tidak berhenti pada keberanian menyampaikan pendapat. Kemampuan mendengarkan, mempertimbangkan sudut pandang berbeda, menyusun argumen berdasarkan fakta, dan menghormati proses pengambilan keputusan merupakan bagian penting dari praktik demokrasi.

Kezia mengungkapkan “Sejak hari pertama aku menginjakkan kaki di Senayan, hal yang selalu berputar di benakku adalah ‘Aku bersyukur dan berterima kasih pada Allah SWT, karena perjalanan serta prosesku untuk dapat melewati setiap seleksi Parlemen Remaja ini tidaklah mudah, Maka kini aku akan menimba pengetahuan sedalam mungkin yang nantinya akan kubawa pulang ke daerahku.’ Aku harap aku dapat menjadi bagian dari agen perubahan yang mewujudkan Indonesia emas 2045!”.

Pada akhirnya, pendidikan demokrasi bagi generasi muda bukan hanya tentang mengenal lembaga negara, melainkan juga tentang membangun kesadaran bahwa setiap warga negara memiliki peran dalam kehidupan bermasyarakat. Dari Kabupaten Indramayu, partisipasi Kezia dalam Parlemen Remaja menjadi kesempatan untuk belajar, bertukar gagasan, dan mengembangkan pemahaman mengenai tanggung jawab generasi muda terhadap masa depan bangsa.

Sumber

  1. https://berkas2.dpr.go.id/parlemenremaja/pengumuman-hasil/Pengumuman-Peserta-Parlemen-Remaja-Tahun-2026.pdf
  2. https://perpustakaan.dpr.go.id/isbn/detail/id/75

 

Tag : No Tag

Berita Terkait