Loading

Siswa Baru SMA Negeri 1 Lelea Indramayu Ikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)


PENULIS : YONIF - EDITOR : YONIF
8 Jam lalu, Dibaca : 66 kali


Sebanyak 77 siswa baru SMA Negeri 1 Lelea kabupaten Indramayu tengah mengikuti MPLS (Yonif-Medikom)

Siswa Baru SMA Negeri 1 Lelea Indramayu Ikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)

Selasa, 21 Juli 2026 | Pukul: 21:38 WIB

INDRAMAYU, MEDIKOMONLINE.COM - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, atau (MPLS) bertujuan 

memperkenalkan kepada siswa baru agar bisa beradaptasi dengan lingkungan sekolah, guru dan teman-teman satu sekolah.

Seperti yang telah dilakukan oleh SMAN 1 Lelea kabupaten Indramayu, sebanyak 77 siswa baru di sekolah tersebut mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS. 

Kegiatan yang berlangsung selama 5 hari sejak tanggal 15-16-17- 20 dan 21 juli 2026 berlangsung cukup hidmat, penuh kebersamaan dan keakraban.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Lelea kabupaten Indramayu, Hj. Indayati, S.Pd., M.Pd. mengatakan, MPLS sendiri dirancang untuk mendorong siswa agar merasa aman, diterima, dan bahagia di lingkungan barunya sehingga pada gilirannya siap mengikuti proses pembelajaran di sekolah. 

Menurutnya, kegiatan ini dimaksudkan pula agar siswa baru sebelum memasuki masa belajar di kelas, mereka sudah mengenal lingkungan, serta saling mengenal dan mengetahui satu dengan  lainnya. Sehingga kondisi itu bisa menumbuhkan kebersamaan dan suasana yang harmonis.

" Alhamdulillah kegiatan MPLS ini berjalan dengan baik, dan semua siswa baru mengikuti kegiatan tersebut," ujar Kepala Sekolah SMAN. 1 Lelea Hj. Indayati, S.Pd., M.Pd didampingi Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, Hj. Siti Kalimah, S.Pd kepada medikomonline.com (20/7/2026).

Pada bagian lain, Hj Indayati menuturkan, untuk tahun ajaran baru 2026 ini, sekolah yang dipimpinnya memperoleh siswa baru sebanyak 77 siswa," Alhamdulillah untuk tahun ini ada tambahan 1 rombel, sebelumnya kita hanya dapat 2 rombel, tapi untuk tahun sekarang dapat 3 rombel," tandasnya.

Hj Indayati juga menyampaikan soal kondisi gedung sekolah yang sangat membutuhkan sentuhan dari pemerintah.

Menurutnya, saat ini  sekolahnya sudah masuk ke pengusulan refitalisasi pusat, dimana usulan untuk tahun ini akan dibangun sesuai ajuan, namun demikian tetap harus ada persetujuan PUPR," Alhamdulillah PUPR sudah ACC bahkan mengisyaratkan untuk diusulkan semua ruangan, katanya.

Dalam perkembangan yang sama, Indayati menjelaskan, bahwa SMA yang dipimpinnya itu adalah SMA ples ketrampilan, yakni diadakannya pelatihan bahasa jepang gratis dengan lembaga Educaourse Jakarta hingga mendapatkan sertifikat. "Siswa yang mengikuti pelatihan bahasa Jepang itu, Alhamdulillah sudah ada yang berangkat ke Jepang," terangnya. 

Selain itu, SMA Negeri 1 Lelea juga bekerja sama dengan SMK Negeri 1 Losarang yakni belajar keterampilan mengelas, dengan guru dan peralatan dari SMK Negeri 1 Losarang," Para siswa kita berikan keterampilan mengelas, sehingga ketika lulus nanti, mereka sudah memiliki keterampilan," Kalau ada perekrutan kerja, siswa kami di kasih informasi, karena SMA Negeri 1 Lelea bekerja sama juga dengan BKK SMK Negeri 1 Losarang, katanya.

Diakhir perbincangannya, Hj Indayati menjelaskan. Sekolahnya untuk tahun ini terdapat 6 rombel, ada kenaikan 1 rombel dari tahun sebelumnya yang hanya 5 rombel.

Dirinya berharap minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya di SMA Negeri 1 Lelea ini makin tinggi, tandasnya.

Seraya dikatakan, sekolahnya terdapat Program orang tua asuh, dimana para mantan kepala sekolah dan guru-guru  yang pernah mengajar di SMA N 1 Lelea ini menyumbangkan seragam yang diperuntukkan bagi siswa yang tidak mampu.

" In Syaa Allah ada harapan untuk kemajuan SMA ini. Karena daya dukung guru-gurunya kompak dan tidak perhitungan," tandas Hj Indayati yang sebelumnya guru SMA Negeri 1 Indramayu tersebut.*** (Hyf)

EDITOR : YONIF


Tag : No Tag

Berita Terkait