Loading

Dapur MBG SPPG 02 dan 04 Cibarusah Kota Resmi Beroperasi, MGB Siap Dukung sebagai Pemasok Produk Lokal


Agus
3 Jam lalu, Dibaca : 25 kali


MANAH/MEDIKOMONLINE.COM foto bersama usai peresmian SPPG 02 dan 04 Cibarusah Kota

BEKASI, Medikomonline.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto mulai direalisasikan secara bertahap di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Program ini bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi bagi pelajar dari tingkat SD hingga SMA/SMK, serta balita melalui layanan posyandu di seluruh desa.

Sebagai bagian dari implementasi program tersebut, dapur MBG milik Yayasan Assalaam Makmur Madani untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 02 dan SPPG 04 di Cibarusah Kota resmi dioperasikan pada Selasa (17/3/2026).

Peresmian dilakukan secara simbolis oleh H. Munawar Fuad Noh dan dihadiri sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, pelaku usaha, serta unsur TNI dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0509/Kabupaten Bekasi yang diwakili Danramil 09 Cibarusah, Inf. Kurija.

Ketua Milenial Gadget Bersatu (MGB) Kabupaten Bekasi, H. Dewan Muhtar, turut hadir dan menyatakan komitmennya untuk mendukung keberlangsungan program MBG, khususnya melalui sektor kewirausahaan.

“Meski tidak berada dalam struktur organisasi program, kami tetap memiliki komitmen untuk menjadi bagian dari ekosistem yang sedang dibangun di wilayah Cibarusah Kota,” ujar Dewan Muhtar.

Ia menjelaskan, MGB yang beranggotakan para wirausahawan muda siap bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk menjadi pemasok kebutuhan dapur MBG dengan mengedepankan produk berkualitas, terutama dari sumber lokal.

“Kami ingin berkontribusi sebagai supplier terbaik dengan menawarkan produk berkualitas, yang sebagian besar merupakan produk lokal,” katanya.

Dewan juga menekankan pentingnya memprioritaskan produk daerah sebagai langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha muda.

“Jika kebutuhan dapat dipenuhi dari daerah sendiri, maka itu harus menjadi prioritas. Dengan demikian, kita ikut menggerakkan ekonomi lokal,” ujarnya.

Menurutnya, program MBG membuka peluang ekonomi baru di tingkat kecamatan melalui keberadaan dapur SPPG beserta ekosistem pendukungnya. Berbagai kebutuhan logistik seperti bahan pangan hingga distribusi dinilai menjadi peluang bagi pelaku usaha setempat.

Ia pun mengajak para pengusaha muda untuk aktif mengambil peran dan tidak ragu menawarkan produk mereka, selama memiliki kualitas yang baik dan harga yang kompetitif.

Sementara itu, pimpinan dapur MBG Yayasan Assalaam Makmur Madani, H. Munawar Fuad Noh, berharap program ini dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Saya tekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak agar program dapat berkelanjutan," jelasnya.

Acara peresmian ditutup dengan kegiatan buka puasa bersama yang diikuti seluruh tamu undangan. (Agus)

Tag : No Tag

Berita Terkait