Loading

Jangan Kalah Sama Unsur Kimia


Penulis: Elis Suminar, S.Pd
17 Jam lalu, Dibaca : 57 kali


Ilustrasi

Oleh Elis Suminar, S.Pd

Guru Kimia SMAN 1 Simpenan Kab. Sukabumi

 

Unsur kimia yang sudah Allah ciptakan di alam raya ini sangat banyak. Ada sekitar 118 unsur yang sudah ditemukan dan disusun sedemikian rupa dalam tabel periodik. Ada hal yang menarik tentang unsur kimia ini. Ternyata, banyak unsur kimia yang tidak stabil karena memiliki elektron valensi yang belum memenuhi kaidah duplet atau oktet. Hanya ada satu golongan unsur yang sudah stabil karena memiliki elektron valensi yang sesuai dengan kaidah duplet dan oktet, yaitu golongan gas mulia.

Untuk mencapai kestabilan, unsur-unsur lain akan berusaha memiliki konfigurasi elektron menyerupai gas mulia. Ada berbagai cara untuk mencapai tujuan tersebut. Diantaranya dengan melepaskan dan menerima elektron yang nantinya membentuk senyawa ion.

Fakta unik dari ikatan ion ini adalah atom suatu unsur yang melepaskan elektron terluarnya akan menjadi ion positif (kation). Sedangkan atom yang menerima elektron akan menjadi ion negatif (anion). Suatu keteraturan di alam (sunnatullah) yang bisa kita analogikan dengan konsep sedekah. 

Saat ini, banyak muslim yang masih beranggapan bahwa dengan bersedekah hartanya akan menjadi berkurang dan merugi, sehingga dia enggan untuk bersedekah. Padahal Allah sudah menjanjikan bahwa orang yang bersedekah itu hartanya akan semakin bertambah. Pahala kebaikannya akan dilipatgandakan.

Ibarat atom yang melepaskan elektron menjadi ion positif, begitu pula dengan kita saat mengeluarkan harta untuk diinfakkan, maka Allah akan semakin melipatgandakan harta dan keberkahannya.

Sebaliknya, jika kita menahan harta yang seharusnya dikeluarkan untuk berinfak, maka akan seperti anion yang bermuatan negatif. Hartanya tidak akan berkembang dan berkurang keberkahannya. Mungkin hartanya tidak berkurang, namun bisa jadi hidupnya tidak tenang dan bahagia, diliputi rasa takut dan cemas.

Dengan bersedekah, kita sedang diajarkan oleh Allah untuk mencapai kestabilan hidup, yaitu mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan. Merasa Bahagia saat melihat orang lain mendapatkan kebahagian melalui harta yang kita infakkan. Itulah kestabilan hidup yang sesungguhnya yaitu menjadi manusia yang bermanfaat untuk orang lain.

Yuk, kita berfastabiqul khoirot, berlomba-lomba dalam kebaikan. Salah satunya dengan bersedekah atau berinfak agar hidup kita menjadi stabil seperti unsur kimia. Saat kita mendapatkan gaji di awal bulan, hal  yang pertama kali dilakukan bukan checkout di keranjang kuning, namun sisihkan harta kita untuk zakat, infak dan sedekah. Karena dalam harta kita ada  hak orang lain. Dan, yang yang harus diingat adalah harta kita yang sesungguhnya adalah harta yang kita infakkan. In syaa Allah berkah. Aamiin.

Tag : No Tag

Berita Terkait