Loading

MUI Indramayu Apresiasi Langkah Kapolres Indramayu Redam Ketegangan Pasca Insiden Rambatan Wetan


Penulis : Yonif - Editor : Yonif
9 Jam lalu, Dibaca : 42 kali


KH Syaerozi Bilal Ketua MUI Indramayu (Yonif-Medikom)

MUI Indramayu Apresiasi Langkah Kapolres Indramayu Redam Ketegangan Pasca Insiden Rambatan Wetan 

Senin, 28 September 2026 | Pukul: 19:20 WIB

INDRAMAYU, MEDIKOMONLINE.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Indramayu,  mengapresiasi langkah cepat Kapolres Indramayu AKBP Prianggo dalam memitigasi dampak insiden yang terjadi di desa Rambatan Wetan Kecamatan Sindang, pada (23/9/2026). 

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Indramayu, KH Ahmad Syaerozi Bilal mengungkapkan, Kapolres dinilai gerak cepat dan berhasil mendinginkan suasana melalui pendekatan dialogis yang melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ulama.

“Kami berterima kasih kepada Kapolres yang memberikan perhatian serius dan meluangkan waktu khusus untuk menyelesaikan permasalahan ini secara persuasif,” ujar KH Ahmad Syaerozi kepada media, Senin (28/9/2026).

Sebagai bagian dari upaya penyelesaian, Kapolres memfasilitasi pertemuan antara unsur masyarakat Madura yang diwakili oleh Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) tingkat pusat, Jawa Barat, dan Indramayu. Dialog yang berlangsung di Pondok Pesantren Al-Mu’minin tersebut bertujuan memberikan klarifikasi utuh mengenai kronologi peristiwa agar masyarakat tidak termakan disinformasi.

Pertemuan tersebut mendapat respons positif dari warga Madura yang menetap di Indramayu. Dalam kesempatan itu, KH Ahmad Syaerozi juga mengingatkan pentingnya asimilasi sosial dan sikap saling menghormati antarkelompok masyarakat.

Selain merangkul komunitas Madura, Kapolres Indramayu turut menggelar silaturahmi dengan warga serta tokoh masyarakat di Desa Rambatan Wetan dan Desa Rambatan Kulon. Dialog ini berhasil menghasilkan sejumlah kesepakatan bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

MUI Indramayu berharap keterlibatan lintas elemen ini dapat memperkokoh persatuan dan mencegah konflik susulan, sekaligus menjaga wilayah Indramayu tetap aman dan kondusif, pungkas KH Syaerozi Bilal.*** (Hyf)

Editor : Yonif

Tag : No Tag

Berita Terkait