Loading

Basarnas Bareng Tim Gabungan Temukan Nelayan Yang Hilang diperairan Laut Indramayu


Reporter: Yonif - Editor: Yonif
2 Hari lalu, Dibaca : 43 kali


Tim Basarnas (Foto: Ist/Hyf)

Basarnas Bareng  Tim Gabungan Temukan Nelayan Yang Hilang diperairan Laut Indramayu

Selasa, 14 April 2026 | Pukul: 18:24 WIB

INDRAMAYU, MEDIKOMONLINE.COM – Seorang nelayan Kapal KM. Julita Jaya yang tenggelam di Perairan Indramayu, Kabupaten Indramayu, berhasil ditemukan oleh Basarnas  bersama SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan pada Operasi SAR hari kedua (H.2) kejadian Man Over Board (MOB).

Berdasarkan laporan yang diterima, korban atas nama Tohir (49 tahun) dilaporkan jatuh dari perahunya saat melaut seorang diri.

Pada pukul 09.37 WIB, Basarnas bersama SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi tersangkut pada jaring nelayan di koordinat 6°17.049’S 108°04.063’E, atau sejauh 0,42 Nautical Mile dari last known position (LKP). 

Selanjutnya, korban dievakuasi menuju Dermaga Eretan menggunakan speed boat milik Ditpolair Cirebon dan kemudian dibawa ke Puskesmas Eretan untuk penanganan lebih lanjut.

Dengan telah ditemukannya korban, pada pukul 10.35 WIB Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing dan mengusulkan penutupan operasi SAR. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuannya masing-masing.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menyampaikan bahwa operasi ini merupakan hasil sinergi seluruh unsur SAR yang terlibat.

“Dengan ditemukannya korban pada hari kedua pencarian, kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama seluruh Tim SAR Gabungan yang telah bekerja maksimal di lapangan. Operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur kembali ke kesatuan masing-masing,” ujarnya.

Adapun kronologis kejadian, pada Senin (13/04) sekitar pukul 05.00 WIB, korban berpamitan kepada istrinya untuk pergi melaut seorang diri menggunakan KM. Julita Jaya. Sekitar pukul 07.30 WIB, saksi atas nama Carudin yang sedang menarik jaring menggunakan KM. Sri Rejeki melihat perahu milik korban dalam kondisi tanpa awak dan hampir menabrak perahunya di sekitar Perairan Kali Menir, Indramayu.

Menyadari hal tersebut, saksi segera melaporkan kejadian kepada Ketua KUD TPI Mina Bahari Eretan, yang kemudian diteruskan kepada pihak berwenang.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur di antaranya Basarnas, Ditpolairud Polda Jawa Barat, Satpolairud Polres Indramayu, serta potensi SAR lainnya.*** (Hyf)

Editor : Yonif

Tag : No Tag

Berita Terkait