Loading

LIMBAH MIE GACOAN INDRAMAYU TIMBULKAN BAU BUSUK, MANAGEMENT ABAIKAN SURAT DLH


PENULIS : YONIF - EDITOR : YONIF
1 Jam lalu, Dibaca : 23 kali


Kedai Mie gacoan di Jl DI Panjaitan Indramayu (Foto: Ist/Hyf)

LIMBAH MIE GACOAN INDRAMAYU TIMBULKAN BAU BUSUK, MANAGEMENT ABAIKAN SURAT DLH 

Selasa, 20 Oktober 2026 | Pukul: 07:03 WIB

INDRAMAYU, MEDIKOMONLINE.COM – Limbah buang cair dari aktivitas dapur di resto Mi Gacoan yang terletak di Jalan DI Panjaitan Kelurahan Karanganyar menimbulkan bau busuk, kondisi itu tentu saja berdampak bag? kesehatan masyarakat sekitar.

Dampak yang ditimbulkan akibat buangan limbah itu, tidak hanya dirasakan oleh masyarakat yang berada di sekitar lokasi resto, melainkan oleh konsumen yang berada di cafe kopi maupun perbankan yang berjarak sekitar 50 hingga 100 meter dari lokasi resto Mi Gacoan.

“Baunya menyengat banget, apalagi panas begini baunya semakin menyengat,” jelas Yeni dan Arthur serta sejumlah konsumen kepada media, Senin (19/10/2026).

Pantauan media di lapangan, saluran air yang berada di sisi jalan DI Panjaitan kondisinya tidak mengalir.

Air berwarna hitam dengan buih putih keabuan serta bau yang menyengat mewarnai saluran air dari mulai SDN Karanganyar hingga depan Pedagang buah di pertigaan Perahu.

Di lokasi resto, air limbah buangan terus mengalir dari instalasi dapur ke saluran air yang berada di sisi jalan DI Panjaitan tersebut.

Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu Leila Indriyani membenarkan adanya aduan dari masyarakat terkait limbah buangan yang dihasilkan oleh resto tersebut.

Leila menjelaskan institusinya sudah dua kali melayangkan surat konfirmasi resmi terkait keluhan masyarakat kepada management resto Mi Gacoan, hanya saja hingga saat ini belum ada respon, baik surat yang pertama maupun surat yang kedua.

“Kita sudah berupaya menghubungi management yang beralamat di Kota Malang. Dinas LH Kabupaten Indramayu sudah berkirim surat dan besok akan turun tim dari bidang pencemaran untuk memantau kondisi lapangan,” jelas Kabid yang membidangi masalah pengawasan pembinaan terhadap pelaku usaha, dunia perhotelan, restoran dan kafe terkait pengelolaan limbah. IPAL, sampah serta perijinan lingkungan ini.

Sementara, Management Resto Mi Gacoan Indramayu, Olive yang dihubungi media melalui pesan WhatsApp memberikan nomor kontak Habibie yang berkaitan dengan permasalahan tersebut.

Habibie yang dihubungi media malah kembali akan menanyakan permasalahan tersebut terlebih dahulu kepada Manager Resto yang ada di Indramayu termasuk konfirmasi kepada atasannya mengenai hal yang menjadi pertanyaan media.

“Saya konfirmasi dulu kepada atasan saya terkait hal tersebut termasuk meminta penjelasan dari Manager Resto yang ada di Indramayu,” jelasnya singkat. (Hyf/rls)

EDITOR : YONIF

Tag : No Tag

Berita Terkait