Loading

MANAGER UMUM KLINIK HASNA MEDIKA LANGUT INDRAMAYU HASBY, BERMAIN PASOKAN AYAM DAN SAYUR TANPA SEPENGETAHUAN MANAGEMENT


PENULIS : YONIF - EDITOR : YONIF
7 Jam lalu, Dibaca : 66 kali


Klinik Jantung Hasna Medika Langut (Foto: Ist-Hyf)

MANAGER UMUM KLINIK HASNA MEDIKA LANGUT INDRAMAYU HASBY,  BERMAIN PASOKAN AYAM DAN SAYUR TANPA SEPENGETAHUAN MANAGEMENT

Selasa, 28 Juli 2026 | Pukul: 17:35 WIB

INDRAMAYU, MEDIKOMONLINE.COM - Oknum Manager Umum pada Klinik Hasna Medika Langut Indramayu, Hasby, disinyalir melakukan tindakan semaunya sendiri diluar dari tugasnya, yakni memasok daging ayam dan sayuran untuk kebutuhan klinik Hasna Medika tersebut. 

Ironisnya sikap tidak terpuji yang dilakukan Hasbi, dengan nyambi bisnis memasok daging ayam dan sayuran itu, diduga kuat tidak diketahui Direktur Hasna Medika, atau pihak manajement pada Klinik yang melayani jantung dan penyakit dalam tersebut.  

Kondisi itu tentu saja menjadikan tanda tanya besar, ada apa sesungguhnya dengan Hasby, serta siapa yang ada dibailk melenggangnya dia memasok daging ayam dan sayur yang sudah berjalan cukup lama itu.

Padahal tindakan Hasby yang notabene manager umum, dengan nyambi memasok daging ayam diluar tugas pokok dan fungsinya itu, jelas-jelas tidak dibenarkan karena melanggar prinsip benturan kepentingan atau Conflict of interest dan etika profesional perusahaan atau tempat dia bekerja.

Menyikapi hal itu, Adhyaksa selaku Holding Pusat Pengembangan Bisnis pada Klinik Hasna Medika kepada medikomonline.com mengungkapkan. Dirinya sejauh ini baru mendengar, dan tidak tahu sama sekali apa yang  selama ini dilakukan Hasbi.

" Terus terang saya baru mendengar kemaren pada saat audiensi, saya akan menyelidiki untuk mencari tahu kebenaran itu," ujarnya saat dihubungi medikomonline.com Selasa (28/7/2026).

Adhyaksa yang saat dihubungi mengaku tengah berada di Garut itu menjelaskan, apabila sikap atau tindakan yang dilakukan Hasbi itu benar, tentunya pimpinan akan memberikan peringatan atau sanksi.

" Memang tidak dibenarkan, karena selain melanggar peraturan yang sudah ditetapkan Klinik Hasna Medika, juga tindakan dengan nyambi bisnis di tempatnya bekerja itu, selain  mengundang kerancuan, juga tidak memberikan contoh yang baik terhadap bawahannya. Apalagi hal itu tidak diketahui manajement," tandasnya.

Sementara itu dalam perkembangan yang sama, Hasbi mengakui bahwa selama ini yang memasok daging untuk kebutuhan Klinik Hasna Medika itu dirinya.

Hanya saja dia tidak menjelaskan secara detail berapa kilo atau berapa kwintal daging yang dipasok setiap harinya itu," Ya saya mengakui hanya memasok daging untuk kebutuhan di klinik Hasna ini," ujarnya saat dilakukan audiensi dengan Mantan Kuwu Desa Langut H Juju Juberudin, S.T bersama sejumlah tokoh desa Langut. Senin, (27/7/2026). 

Ditempat terpisah Mantan Kuwu desa Langut kecamatan Lohbener H Juju Juberudin, S.T menegaskan. Pihaknya merasa geram saat mendengar langsung dari mulut Hasby yang mengaku, dia memasok daging di Klinik Hasna Langut.

Ia memandang betapa carut marutnya kondisi didalam klinik Hasna itu, sampai-sampai sekelas manajer nyambi bisnis didalam klinik tidak ada yang tahu. Ini jelas-jelas melanggar etika dan hukum perusahaan dimana dia bekerja.

Menurutnya, alasan pelanggaran etika karena benturan kepentingan, manager memiliki kewenangan yang sewaktu-waktu bisa disalahgunakan untuk meloloskan atau menguntungkan usahanya sendiri.

Kemudian adanya potensi kecurangan, dimana resiko manipulasi harga, kualitas barang yang tidak standar, atau penunjukan vendor yang tanpa transparansi.

Selain itu menurut H Juju, dia melanggar kontrak kerja, karena karyawan atau pegawai itu terikat kewajiban mendedikasikan waktu dan profesionalismenya hanya untuk kepentingan dimana dia bekerja. Bukan untuk mencari keuntungan pribadi dari posisi atau jabatan yang ia pegang, pungkasnya.

" Akankah pihak manajement Kilink Hasna Medika punya keberanian memberikan sanksi tegas terhadap oknum yang satu ini, atau membiarkannya melenggang bebas dan bersama-sama menikmati hasil pasokan daging itu," medikomonline.com akan terus mengikuti perkembangannya.*** (Hyf)

EDITOR : YONIF


 



Tag : No Tag

Berita Terkait