Penulis : Yonif - Editor : Yonif
7 Hari lalu, Dibaca : 156 kali
PELANGGAN PDAM TDA DI WILAYAH LELEA, KELUHKAN KONDISI AIR PAM KERUH
PENULIS : YONIF - EDITOR : YONIF
Sudah berlangsung dalam sebulan terakhir ini.
Jumat, 3 Juli 2026 | Pukul: 15:45 WIB
INDRAMAYU, MEDIKOMONLINE.COM - Keruh..! alias butek dan kekuning-kuningan, itulah yang saat ini dirasakan oleh pelanggan air bersih Tirta Darma Ayu Indramayu yang berada di desa Pangauban, desa Tamansari, desa Lelea kecamatan Lelea.
Pasalnya kondisi air PAM butek itu sudah berselang cukup lama, bahkan hampir satu bulanan, para pelanggan air PAM di wilayah itu setiap harinya selalu disuguhi air yang keruh dan kekuning-kuningan.
Akibatnya mereka setiap hari harus membersihkan lumpur dan menguras bak mandi dan membuangnya bersamaan dengan air berlumpur tersebut.
" Terus terang dalam sebulan terakhir ini, saya selalu menguras bak mandi dan membersihkan lumpur yang terbawa air PAM tersebut," tandas Hj Fathanah yang diamini Yati, RT setempat.
Dijelaskan, dalam sehari dirinya hingga dua kali membersihkan lumpur yang berada di bak mandi akibat terbawa air PAM itu. Kondisi itu tentu saja, selain menambah pekerjaan, otomatis air yang keruhnya itu dibuang. Sehingga setiap bulannya menambah beban pembayaran," Seharusnya digunakan untuk mandi, karena kondisi air PAM-nya keruh akhirnya dibuang," keluhnya.
Hal senada dirasakan Darsono warga desa Lelea. Menurutnya air PDAM memang selama ini kondisinya keruh alias tidak jernih seperti umumnya air PAM.
" Terus terang waktu itu saya memaklumi, karena kondisinya musim hujan sehingga sungai banjir, namun lama kelamaan saya merasakan, ko terus-terusan, hingga per hari ini air PAM keruh," tandasnya.
Menurut Darsono, pelanggan PDAM jangan dijadikan mainan dengan alasan apapun, akhiri permainan ini, karena mereka bayar setiap bulannya," Sudah bayar mahal, biaya pemeliharaan naik, tapi pelayanan kepada pelanggan masih juga belum maksimal," tandasnya, Jumat (3/7/2026).
Dalam perkembangan yang sama Manager Cabang Perumdam Lohbener, Untung Sapari. Dimintai tanggapannya soal kondisi air PAM yang keruh di wilayah kerjanya, Jumat (3/3/2026).
Pihaknya menyampaikan permohonan maaf dan terimakasih atas laporan terkait kualitas air. Namun ia membantah, dengan alasan dari instalasi pengolahan tidak ada masalah. Malah sebaliknya ia berasumsi pemeliharaan pipa distribusi dipelanggan yang harus dilakukan pengurasan," mungkin itu dari pemeliharaan pipa distribusi yang di pelanggan yang harus dilakukan pengurasan," terangnya, melalui pesan singkat Whatsupp Jumat, (3/7/2026).
Sementara itu Dirut Perumdam TDA Indramayu, H Nurpan, melalui Manager Humas Perumdam Indramayu Budi Suprihatin, S.Sos dihubungi lewat telepon genggamnya, berjanji akan menyampaikan hal itu kepada kantor cabang PDAM Lohbener.*** (Hyf)
Editor : Yonif
Tag : No Tag
Berita Terkait
Rehat
Tajuk
Memahami Pemikiran Jenderal Dudung Abdurachman
PERLUNYA MENGUBAH CARA PANDANG PEDAGANG DI LOKASI WISAT...
Berita Populer
Arief Putra Musisi Anyar Indonesia
Ketua Umum GRIB H Hercules Rozario Marshal, Saya Bagian Dari Masyarakat Indramayu
Project Fly High Terinspirasi dari Pengalaman Hidup Dr Joe dan Tamak
Dari Kegiatan Aksi Sosial, Hercules Kukuhkan Ketua DPC GRIB JAYA Se-Jawa Barat
Chief Mate Syaiful Rohmaan
SAU7ANA
GMBI Kawal Kasus Dugaan Penipuan PT. Rifan Financindo Berjangka di PN Bandung
Indramayu Diguncang Gempa Magnitudo 4.4, Kedalaman 280 Kilometer
Ivan Lahardika Arranger dan Komposer Indonesia
SAU7ANA Come Back