Loading

Warga Jayamulya Tuntut Penutupan Kandang Ayam, Musyawarah Berujung Kesepakatan


Agus/Manah
23 Jam lalu, Dibaca : 53 kali


AGUS/MEDIKOMONLINE.COM foto : Kepala Desa Jayamulya dan Muspika Kecamatan Serang Baru melakukan musyawarah warga dengan pihak pengelola kandang ayam.

BEKASI, Medikomonline.com — Ratusan warga Dusun 1, Desa Jayamulya, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, mendatangi kantor desa setempat pada Sabtu (2/5/2026) untuk menuntut penutupan sebuah peternakan ayam yang dinilai meresahkan.

Aksi warga dipicu oleh bau menyengat yang berasal dari kandang ayam tersebut. Peternakan yang telah beroperasi selama lebih dari lima tahun itu disebut mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar.

Menanggapi keluhan tersebut, pemerintah desa menggelar musyawarah di aula Kantor Desa Jayamulya dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari unsur pemerintah kecamatan, aparat keamanan, hingga pengelola usaha dan warga terdampak.

Kepala Desa Jayamulya, Asep Gunawan, menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat melalui jalur dialog.

“Kantor desa adalah tempat bermusyawarah. Kami ingin mencari solusi terbaik bagi semua pihak. Tidak ada pembiaran atas keluhan ini, namun situasi harus tetap kondusif,” ujarnya.

Camat Serang Baru, Deni Mulyadi, menekankan pentingnya kepatuhan pelaku usaha terhadap aturan lingkungan hidup, termasuk pengelolaan limbah dan pengendalian bau.

“Setiap usaha wajib memenuhi standar kelayakan lingkungan. Jika aturan dipatuhi, kecil kemungkinan akan ada penolakan dari warga,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Serang Baru, AKP Hotma Sitompul, mengimbau warga untuk menyampaikan aspirasi secara tertib dan tidak melakukan tindakan di luar hukum.

“Kami hadir untuk memastikan musyawarah berjalan aman. Tahan diri dan hormati hasil kesepakatan,” katanya.

Dari hasil musyawarah, disepakati bahwa kandang ayam yang berlokasi di Kampung Cikarang Girang akan ditutup. Keputusan tersebut diambil setelah pihak pengelola tidak dapat menunjukkan izin operasional yang sah.

Warga pun tetap bersikukuh meminta penutupan, mengingat dampak bau tidak sedap yang telah lama dirasakan. Kesepakatan tersebut akhirnya disetujui seluruh pihak sebagai solusi atas polemik yang terjadi. (Agus/Manah)

Tag : No Tag

Berita Terkait