Penulis: Hafidz
22 Jam lalu, Dibaca : 115 kali
CIREBON, Medikomonline.com – Kegiatan Silaturahmi Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Korem 063/Sunan Gunung Jati (SGJ) berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Raden Rahardjo Djali atau Sultan Sepoeh Aloeda 2 Keraton Kasepuhan Cirebon bersama forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) tokoh agama, tokoh masyarakat, budayawan,sejarawan, dan berbagai elemen yang ada ditengah masyarakat lainnya., bertempat di Aula Sunan Gununh Jati Makorem 063/SGJ, Kota Cirebon ,Jawa Barat pada Rabu (9-9-2026) pagi.
Dalam sambutannya Komandan Korem 063/SGJ Kolonel Inf Hasta Soleh Harahap kepada seluruh undangan yang telah hadir dan berharap Sila turahmi Kebangsaan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara TNI, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat. Pertemuan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
"Kehadiran Bapak, Ibu dan saudara-saudara sekalian merupakan suatu kehormatan bagi kami, sekaligus bentuk wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga persatuan, Kesatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Hasta Soleh Harahap.
Kehadiran Sultan Kasepuhan serta tokoh Keraton lainnya memberikan nuansa budaya dan kearifan lokal dalam kegiatan tersebut.
Sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah dan budaya Cirebon, Sultan Sepoeh Aloeda 2 tturut mendukung pentingnya menjaga kerukunan, toleransi, serta semangat kebangsaan.
" Saya berharap kegiatan semacam ini skalanya akan bersifat nasional tidak lokal,tidak Kabupaten ataupun kota tidak juga provinsi tapi akan menjadi nasional saya punya keyakinan seperti itu dan ini menjadi suatu kesempatan buatsaya membuktikan bahwa inilah pengakuan masyarakat Cirebon sudah ada," ujar Raden Rahardjo Djali kepada Koran Medikom Bandung.
Sultan Sepoeh Aloeda 2 juga berharap mrelalui forum ini yang membahas berbagai hal yang berkaitan dengan Haul Agung Sunan Gunung Jati, khususnya penentuan pelaksanaanya dan hasil diskusi pihaknya dengan berbagai kalangan memberikan motivasi untuk memberikan hal yang terbaik bagi perkembangan dan kemajuan budaya Cirebon..
" Harapan saya tugas lebih mudah kedepannya terlebih bagi perkembangan dan budaya Keraton yang ada di Cirebon terutama menegakan kembali marwah Kesultanan Kasepuhan.i itu saja tidak muluk-muluk, " pungkas Sultan Sepoeh Aloeda 2 disela acara.
Dalam kesempatan tersebut, para peserta yang berjumlah sekitar 50 orang tersebut berdiskusi dan bertukar pandangan khususnya mengenai penentuan tanggal.pelaksanaan Haul Agung Sunan Gunung Jati sebagai bagian dari upaya menjaga kebersamaan,keharmonisan dan nilai-nilai budaya serta kearifan lokal masyarakat Cirebon.
Melalui diskusi dan musyawarah Forum Silaturahmi Kebangsaan ini rnencapai kesepakatan bahwa Haul Agung Sunan Gunung Jati dilaksanakan pada tanggal 9 September 2026.
Melalui kegiatan Silaturahmi Kebangsaan, Korem 063/SGJ berharap sinergi dengan seluruh elemen masyarakat semakin kuat. Kebersamaan antara TNI, pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat diharapkan dapat terus terjaga demi menciptakan Cirebon yang aman, harmonis, dan kondusif. (Hafidz/ Koran Medikom)
Tag : No Tag
Berita Terkait
Rehat
Tajuk
Memahami Pemikiran Jenderal Dudung Abdurachman
PERLUNYA MENGUBAH CARA PANDANG PEDAGANG DI LOKASI WISAT...
Berita Populer
Arief Putra Musisi Anyar Indonesia
Ketua Umum GRIB H Hercules Rozario Marshal, Saya Bagian Dari Masyarakat Indramayu
Project Fly High Terinspirasi dari Pengalaman Hidup Dr Joe dan Tamak
Dari Kegiatan Aksi Sosial, Hercules Kukuhkan Ketua DPC GRIB JAYA Se-Jawa Barat
Chief Mate Syaiful Rohmaan
SAU7ANA
GMBI Kawal Kasus Dugaan Penipuan PT. Rifan Financindo Berjangka di PN Bandung
Indramayu Diguncang Gempa Magnitudo 4.4, Kedalaman 280 Kilometer
Ivan Lahardika Arranger dan Komposer Indonesia
SAU7ANA Come Back