Reporter: Ganda TB
17 Jam lalu, Dibaca : 45 kali
CIMAHI, Medikomonline – Wali Kota Cimahi Ngatiyana meresmikan fasilitas kesehatan vital, yakni Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Kota Cimahi, pada Jumat (13/2/2026).
Peresmian ini sebagai
kado awal tahun bagi masyarakat Kota Cimahi sekaligus menandai komitmen
Pemerintah Kota Cimahi dalam memperkuat infrastruktur kesehatan dasar dan
meningkatkan akurasi diagnostik bagi warga.
Laboratorium Kesehatan Masyarakat Kota Cimahi yang dibangun melalui dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kesehatan dan APBD Kota Cimahi ini diproyeksikan menjadi pusat pengujian kesehatan lingkungan dan klinis yang mandiri guna mendukung deteksi dini penyakit di wilayah Cimahi.
Gedung laboratorium berdiri dengan kapasitas layanan pengujian klinis dan kesehatan lingkungan dalam satu sistem terpadu.
Penandatanganan batu prasasti peresmian Labkesmas oleh Wali Kota Cimahi Ngatiyana
Keberadaan Labkesmas
dinilai strategis mengingat Kota Cimahi merupakan wilayah dengan kepadatan
penduduk tinggi di Jawa Barat. Dengan jumlah penduduk lebih dari 560 ribu jiwa
dalam wilayah seluas sekitar 40 km², kebutuhan terhadap sistem deteksi dini penyakit
dan pengawasan kualitas lingkungan menjadi krusial.
Labkesmas Kota Cimahi
dirancang untuk melayani pemeriksaan laboratorium klinis dasar, surveilans
penyakit menular dan tidak menular, serta pengujian kualitas lingkungan,
termasuk pemeriksaan air bersih, air minum, dan sanitasi. Fasilitas ini juga
disiapkan dengan standar biosafety yang ditingkatkan guna mendukung pengujian
spesimen secara aman dan sesuai regulasi.
Integrasi Labkesmas
akan mempercepat respons penanganan kesehatan di tingkat komunitas. Dengan
adanya Labkesmas yang mumpuni, pengambilan sampel dan hasil uji laboratorium
dapat diproses lebih singkat, sehingga diagnosa medis dapat ditegakkan dengan
lebih presisi.
“Ini bukan sekadar peresmian gedung, tetapi langkah strategis memperkuat pelayanan kesehatan berbasis data dan pemeriksaan laboratorium yang akurat. Masyarakat tidak perlu lagi bergantung ke luar daerah untuk pengujian tertentu,” ujar Wali Kota Cimahi, Ngatiyana.
Ngatiyana menegaskan
bahwa pembangunan sektor kesehatan menjadi prioritas pemerintah daerah sebagai
fondasi produktivitas masyarakat.
“Kesehatan adalah
layanan dasar. Investasi di laboratorium berarti investasi pada pencegahan,
deteksi dini, dan keselamatan warga,” ungkapnya.
Saat ini, Pemkot
Cimahi tengah menyiapkan pengadaan dan distribusi peralatan penunjang tambahan
dari Kementerian Kesehatan yang dijadwalkan mulai dikirim pada April 2026.
Target operasional
penuh seluruh layanan laboratorium ditetapkan paling lambat pada 2027, seiring
pemenuhan alat dan sumber daya manusia analis kesehatan.
Labkesmas ini juga
terbuka melayani masyarakat luar Kota Cimahi, termasuk kerja sama dengan
fasilitas kesehatan swasta, klinik, dan laboratorium jejaring di wilayah
Bandung Raya.
Dengan demikian,
fasilitas ini tidak hanya memperkuat ketahanan kesehatan lokal, tetapi juga
berpotensi menjadi rujukan layanan laboratorium regional.
Acara peresmian
Labkesmas ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan peninjauan langsung
fasilitas laboratorium.
Dengan hadirnya
Labkesmas Kota Cimahi, Pemerintah Kota Cimahi menegaskan komitmennya memperkuat
sistem kesehatan daerah yang responsif, terintegrasi, dan berkelanjutan menuju
terwujudnya Cimahi Sehat dan berdaya saing.
Tag : No Tag
Berita Terkait
Rehat
Tajuk
Memahami Pemikiran Jenderal Dudung Abdurachman
PERLUNYA MENGUBAH CARA PANDANG PEDAGANG DI LOKASI WISAT...
Berita Populer
Arief Putra Musisi Anyar Indonesia
Ketua Umum GRIB H Hercules Rozario Marshal, Saya Bagian Dari Masyarakat Indramayu
Project Fly High Terinspirasi dari Pengalaman Hidup Dr Joe dan Tamak
Dari Kegiatan Aksi Sosial, Hercules Kukuhkan Ketua DPC GRIB JAYA Se-Jawa Barat
Chief Mate Syaiful Rohmaan
SAU7ANA
GMBI Kawal Kasus Dugaan Penipuan PT. Rifan Financindo Berjangka di PN Bandung
Indramayu Diguncang Gempa Magnitudo 4.4, Kedalaman 280 Kilometer
Ivan Lahardika Arranger dan Komposer Indonesia
SAU7ANA Come Back