Reporter: Ganda TB
15 Jam lalu, Dibaca : 31 kali
CIMAHI, Medikomonline – Mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi disaat musim hujan dilakukan pemerintah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat serta unsur Forkopimda dengan menyiagakan pasukan khusus melalui apel siaga bencana, Rabu (4/10/2026).
Jelajahi Kota
Usai memimpin Apel Siaga Bencana di
Mapolres, Kapolres Cimahi AKBP Endi Desianto mengingatkan kembali pentingnya
kolaborasi dan kebersamaan berbagai pihak dalam melakukan langkah antisipasi
hingga mitigasi kebencanaan.
“Kita hari ini melaksanakan apel
tanggap bencana, saya mengundang Bapak Wali Kota, Bapak Bupati Bandung Barat,
Bapak Dandim juga, artinya sama-sama kita di sini mengantisipasi adanya bencana
yang mungkin masih dalam intensitas yang cukup,” kata Endi kepada awak media.
Jelajahi Kota
Langkah antisipasi lanjut Endi,
penting dilakukan dengan memanfaatkan situasi saat ini yang belum terlalu
parah, dengan intensitas hujan yang masih terbilang rendah.
Namun ke depan ketika curah hujan
meninggi maka situasi dan kondisi wilayah menurutnya akan jauh berbeda dengan
saat ini. Sehingga antisipasi menjadi langkah penting dilakukan sejak dini.
“Apel tanggap bencana ini untuk
bersama-sama berkoordinasi, kerja sama, penanggulangan bersama agar tidak
bekerja sendiri-sendiri, sehinga masyarakat semuanya dapat terlayani,” kata
Endi.
Kapolres juga mengungkapkan upaya
preventif yang sudah dilakukan pihaknya dengan menerjunkan petugas Bhabinkamtibmas
untuk menyampaikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar meningkatkan
kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Langkah tersebut dilakukan secara
menyeluruh di wilayah Kota Cimahi maupun Kabupaten Bandung Barat (KBB),
terutama di wilayah yang termasuk kategori rawan bencana longsor dan banjir.
Jelajahi Kota
“Kemudian untuk bersama-sama kita
membentuk posko maupun tim yang apabila ada informasi bencana kita saling
bergerak. Titik kumpul bisa dari Polres ataupun dari TKP,” ujarnya. Membangun kesiapsiagaan
menghadapi potensi bencana hidrometeorologi kali ini, Kapolres menyebut telah
menyiagakan 380 personel gabungan dari berbagai instansi.
Mereka akan disiagakan seiring
dengan pemetaan wilayah rawan bencana yang sudah dibuatnya. Endi bilang, di
Cimahi dan KBB terdapat cukup banyak wilayah yang termasuk kategori rawan
bencana.
“Hari ini kita libatkan 380
personel dari berbagai instansi. Pemetaan wilayah rawan longsor banyak, hampir
di sebagian besar kecuali wilayah perkotaan Cimahi,” sambungnya.
Dalam keterangnnya, Kapolres Cimahi
menekankan jika upaya pencegahan dilakukan secara kolaborasi, hanya saja warga
dapat mulai memahami karakteristik wilayahnya masing-masing sebagai langah
pereventif pertama.
“Pencegahan dapat dilakukan dengan
melibatkan kami kalau memang membutuhkan. Kemudian memberikan informasi kepada
kami manakala bencana terjadi,” imbaunya.
Tag : No Tag
Berita Terkait
Rehat
Tajuk
Memahami Pemikiran Jenderal Dudung Abdurachman
PERLUNYA MENGUBAH CARA PANDANG PEDAGANG DI LOKASI WISAT...
Berita Populer
Arief Putra Musisi Anyar Indonesia
Ketua Umum GRIB H Hercules Rozario Marshal, Saya Bagian Dari Masyarakat Indramayu
Project Fly High Terinspirasi dari Pengalaman Hidup Dr Joe dan Tamak
Dari Kegiatan Aksi Sosial, Hercules Kukuhkan Ketua DPC GRIB JAYA Se-Jawa Barat
Chief Mate Syaiful Rohmaan
SAU7ANA
GMBI Kawal Kasus Dugaan Penipuan PT. Rifan Financindo Berjangka di PN Bandung
Indramayu Diguncang Gempa Magnitudo 4.4, Kedalaman 280 Kilometer
Ivan Lahardika Arranger dan Komposer Indonesia
SAU7ANA Come Back