Loading

Konflik Sertifikat Rumah, Putri Wartawan Almarhum Jaya Kamarullah Diduga Dianiaya Tantenya


Penulis: Lucy
1 Hari lalu, Dibaca : 143 kali


Anak Wartawan Almarhum Jaya Kamarullah, Afifa Nurul Khotimah Kamarullah (21) melaporkan peristiwa penganiayaan yang dialaminya ke pengurus PWI Kota Depok, Senin (22/06/2026).

DEPOK, Medikomonline.com - Afifa Nurul Khotimah Kamarullah (21), putri almarhum Jaya Kamarullah, anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Depok, diduga menjadi korban penganiayaan oleh tantenya sendiri berinisial DYK alias F. Peristiwa itu terjadi di rumah kontrakan wilayah Kecamatan Sukmajaya, Senin (22/6/2026) sekitar pukul 07.47 WIB.  

Almarhum Jaya Kamarullah dikenal sebagai mantan wartawan Bisnis Indonesia dan Monitor Depok.  

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan korban, insiden bermula saat ia masih tertidur bersama salah satu kakaknya. Tiba-tiba terdengar teriakan dan pintu rumah digedor keras oleh pelaku yang datang menuntut agar sertifikat rumah diserahkan.  

Korban dan kakaknya sempat takut keluar kamar karena pelaku terus berteriak. Setelah kakaknya keluar untuk menanyakan maksud kedatangan, pelaku kembali menuntut sertifikat rumah dan mencari keberadaan korban.  

Tak lama kemudian, korban keluar kamar dan mengaku langsung dipukul tanpa sempat berbicara.  

Upaya Meredakan

Salah seorang anggota keluarga berusaha menenangkan situasi dan menegur pelaku agar persoalan warisan tidak diselesaikan dengan kekerasan. Pemilik kontrakan juga mengingatkan bahwa korban berhak melaporkan kejadian tersebut ke polisi.  

Dampak dan Laporan

Akibat penganiayaan, korban mengalami luka memar di kepala bagian belakang dan pipi kiri. Ia sudah melakukan visum dan melaporkan kasus ini ke Polsek Sukmajaya dengan STTLP Nomor: STTL/043/B/VI/2026/SPKT/SEK SKJ/RES1RO DPK/PMJ.  

Latar Belakang

Korban menduga penganiayaan dipicu konflik keluarga terkait sertifikat rumah peninggalan almarhum ayahnya. Ia mengaku tidak mengetahui detail kepemilikan sertifikat karena selama ini ditangani anggota keluarga lain.  

Keluarga berharap aparat kepolisian menangani perkara ini secara profesional dan mengusut dugaan penganiayaan sesuai hukum yang berlaku. (Lucy)

Tag : No Tag

Berita Terkait