Loading

TRAGIS...! TRUCK HANTAM PICKUP DI JALUR PANTURA KIAJARAN KULON INDRAMAYU, 11 ORANG MENINGGAL DUNIA, 5 ORANG LUKA-LUKA


PENULIS : YONIF - EDITOR : YONIF
1 Hari lalu, Dibaca : 255 kali


Kondisi korban bergeletakan akibat kecelakaan antara mobil pickup dan truck di jalur Pantura Indramayu, Minggu, (12/7/2026) dalam insiden itu 11 orang dinyatakan meninggal dunia (Yonif-Medikom)

TRAGIS...! TRUCK HANTAM PICKUP DI JALUR PANTURA KIAJARAN KULON INDRAMAYU, 11 ORANG MENINGGAL DUNIA, 5 ORANG LUKA-LUKA

Minggu, 12 Juli 2026 | Pukul: 18:46 WIB

11 Korban meninggal dunia bertempat tinggal dalam satu RT, yakni RT: 13 RW: 04 Desa Cempeh Kecamatan Lelea.

INDRAMAYU, MEDIKOMONLINE.COM -  11 orang meninggal dunia (MD) dan 5 lainnya masih menjalani perawatan di RS Mitra Plumbon Widasari, setelah mengalami kecelakaan tragis di jalur Pantura desa Kiajaran Kulon kecamatan Lohbener, Indramayu Jawa Barat, Minggu (12/7/2026).

Laka lantas yang merenggut 11 jiwa yang berada dalam satu RT di desa Cempeh itu, meninggalkan kesedihan yang mendalam. Kesedihan bukan hanya dari keluarga korban, melainkan dari warga desa Cempeh, termasuk Kuwu desa Cempeh, Carkana.

" Kami sangat merasakan kesedihan yang mendalam, karena kecelakaan itu merenggut warga kami yang berada dalam satu RT di blok JEMETI Kulon," ujarnya kepada medikomonline.com saat dihubungi melalui telpon genggamnya Minggu sore (12/7/2026).

Dijelaskan Kuwu Carkana, kejadian berawal saat mobil pickup yang dikemudikan Warkidi, datang dari arah barat (arah jakarta) hendak pulang ke desa Cempeh blok Jemeti Kulon.

Sesampainya diputaran Kiajaran Kulon, mobil yang berisikan rombongan habis mengantar penganten itu berhenti karena hendak putar balik melalui jalan lintas ke arah blok Jemeti desa Cempeh.

Namun tiba-tiba dari arah belakang, muncul mobil truk dan seketika itu menghantam mobil pickup tersebut hingga terdorong kearah yang berlawanan atau dari arah Cirebon.

Kemudian dari arah Cirebon muncul juga sebuah mobil truck, lalu menghantam mobil pickup tersebut, korbankan pun tak terelakkan lagi, bahkan ada yang terpental, tandas Kuwu Cempeh yang biasa disapa Nana tersebut.

Dijelaskan, saat itu korban langsung dilakukan pertolongan oleh warga sekitar, kemudian sebanyak 8 orang di bawa ke RS Bhayangkara Losarang, kemudian 8 orang lagi dibawa ke RS Mitra Plumbon Widasari.

" Kami langsung mengecek ke RS Bhayangkara untuk memastikan kondisi masyarakat kami, namun ke 8 korban tersebut dinyatakan Meninggal dunia, sedangkan yang dirawat di RS Mitra dari 8 orang, yang meninggal 3, jadi semua yang meninggal itu ada 11 orang, 8 orang meninggal di RS Bhayangkara, 3 orang meninggal termasuk anaknya supir di RS Mitra Plumbon. Sedangkan 5 orang masih menjalani perawatan, tandasnya.

Dalam perkembangan yang sama. Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Indramayu masih melakukan pendataan terkait identitas korban serta penyelidikan penyebab pasti kecelakaan yang menelan belasan korban tersebut,
Hal itu dibenarkan Kapolres Indramayu AKBP M Fajar Gemilang melalui Kasat Lantas AKP Undang Syarif Hidayat kepada awak media," Benar telah terjadi laka lantas di jalur Pantura Kiajaran Kulon Indramayu, dan saat ini kami tengah melakukan penyelidikan, apa sesungguhnya penyebab terjadinya kecelakaan tersebut," ujarnya kepada awak media.

BERIKUT NAMA-NAMA KORBAN MENINGGAL DUNIA, WARGA DESA CEMPEH BLOK JEMETI RT: 13 RW: 04 KECAMATAN LELEA AKIBAT LAKA LANTAS

Sumber: Kuwu Desa Cempeh Carkana.

1. Yunah, Meninggal di RS Mitra Plumbon Widasari

2. Ikbal (anak-anak) - RS Bhayangkara Losarang

3. Karsinih mboke casdirah - RS   Bhayangkara Losarang

4. Sawen - RS Bhayangkara Losarang

5. Sinta - RS Bhayangkara Losarang

6. Ayu - RS Bhayangkara Losarang

7. Sanerah - RS Bhayangkara Losarang

8. Idah - RS Bhayangkara Losarang

9. Riyantoni (anak-anak)- RS Bhayangkara Losarang

10. Albara  putra Warkidi (anak-anak) - RS Mitra Plumbon Widasari

11. Warkidi - RS. Mitra Plumbon Widasari.*** (Hyf)

EDITOR : YONIF

Tag : No Tag

Berita Terkait