Loading

Preservasi Jalan Cidahu – Luragung Banyak Rusak, Satker PJN III Sebut Kendaraan ODOL Penyebabnya


Penulis: IthinK
5 Jam lalu, Dibaca : 52 kali


Kendaraan ODOL (Over Dimension Over Loading) mengangkut material batu dan pasir melintasi Jalan Cidahu – Luragung. (Foto: Ist)

KUNINGAN, Medikomonline.com - PPK 3.4 Provinsi Jawa Barat, Satuan Kerja Pelaksanan Jalan Nasional Wilayah III Provinsi Jawa Barat telah melaksanakan Preservasi Jalan Cidahu – Luragung pada tahun anggaran 2025 lalu. Hasil perkerasan aspal Preservasi Jalan Cidahu – Luragung kini banyak rusak sehingga banyak jejak tambal sulam atau patching.

Berdasarkan pantauan Tim Redaksi Koran Medikom (Medikomonline.com) pada tanggal 02 September 2026 di lokasi Pekerjaan Preservasi Jalan Cidahu - Luragung ditemukan banyak terjadi kerusakan aspal badan jalan.

Kerusakan hasil pekerjaan Preservasi Jalan Cidahu – Luragung (jalan kabupaten) jauh lebih banyak terjadi bila dibandingkan dengan hasil pekerjaan Preservasi Jalan Luragung – Cibingbin (jalan provinsi) yang sama-sama dilaksanakan tahun 2025.

PPK 3.4 Provinsi Jawa Barat Rico Octriyana Djunaedi dalam keterangannya yang diterima Medikomonline.com, Senin (07/09/2026) menjelaskan, faktor yang mengenyebabkan terjadinya kerusakan aspal adalah karena di ruas tersebut sering dilalui kendaraan ODOL (Over Dimension Over Loading), yaitu kondisi kendaraan angkutan barang atau truk yang melebihi batas ukuran dimensi dan berat muatan yang diizinkan. “Kendaraan ODOL ini biasanya mengangkut material batu dan pasir,” kata Rico.

Dijelaskan Rico, tujuan Pekerjaan Preservasi Jalan Cidahu - Luragung adalah kegiatan penanganan jalan berupa pencegahan, perawatan, dan perbaikan yang diperlukan untuk mempertahankan kondisi jalan agar tetap berfungsi secara optimal melayani lalu lintas sesuai dengan umur rencananya. (IthinK)

Tag : No Tag

Berita Terkait