Reporter: Syah Ma'mur
6 Jam lalu, Dibaca : 57 kali
(Copy Right Foto Group Shalawat Nisaa Ar RAAID _ Nisaa
Ar Raaid Tampilkan Syiar Islam melalui Seni Sholawat, Perkuat Peran Santri
Dalam Membangun Generasi Berakhlak Menuju Indonesia Emas)
GRUP SHOLAWAT NISAA AR RAAID
Hadirkan lantunan sholawat yang menyejukkan hati dan
syiar Islam yang penuh makna dalam acara Anda.
Siap mengisi berbagai acara religi dan majelis
sholawat.
Untuk Undangan persembahan CP WA: Ustadzah Tiara
0857-2105-0096
Bersholawat, menebar cinta kepada Rasulullah SAW.
BANDUNG, 22 Oktober 2026 — Grup Sholawat Nisaa Ar
Raaid dari Pondok Pesantren Salafy Ar Raaid, di bawah pimpinan Bu Nyai Euis
Susilawati, S.S., M.Pd.I., turut memeriahkan rangkaian peringatan Hari Santri
Nasional (HSN) 2026 melalui penampilan seni sholawat dalam acara apel Hari
Santri Nasional yang berlangsung di Plaza Balai Kota Bandung, Kamis
(22/10/2026).

(Black Hijab Bu Nyai Euis Susilawati, S.S., M.Pd.I)
Kehadiran Nisaa Ar Raaid menjadi bagian dari syiar
Islam melalui seni religi sekaligus wujud kontribusi santri perempuan dalam
melestarikan tradisi sholawat, menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW,
serta memperkuat nilai-nilai keislaman dan akhlakul karimah di tengah
masyarakat.
Penampilan tersebut juga memperlihatkan bahwa
pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga ruang
pembinaan kreativitas, keberanian tampil di ruang publik, dan pengembangan
potensi santri melalui kegiatan seni yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Santri Berperan Strategis dalam Membangun Bandung dan
Indonesia
Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Plaza Balai
Kota Bandung menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran santri dalam
kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, Seperti salah satu
lagu yang dibawakan berjudul SANTRI UTAMA gubahan seorang ustad yang sejalan
dengan motto Kota Bandung.
Dalam pemberitaan mengenai kegiatan tersebut, Wali
Kota Bandung Muhammad Farhan S.E menekankan pentingnya pendidikan karakter
untuk menghadapi derasnya arus informasi dan berbagai pengaruh di era digital.
Menurutnya, pendidikan tatap muka dan pola pembinaan di lingkungan pesantren
memiliki peran penting dalam membangun kedisiplinan serta membentuk karakter
generasi muda.
Sistem pendidikan pesantren yang berlangsung selama 24
jam memberikan ruang bagi pembiasaan nilai-nilai positif dalam kehidupan
sehari-hari, mulai dari kedisiplinan beribadah hingga pembentukan tanggung
jawab dan akhlak.

(Wali Kota Bandung Muhammad Farhan S.E)
Sejalan dengan pandangan tersebut, kehadiran Grup
Sholawat Nisaa Ar Raaid menjadi salah satu gambaran kontribusi pesantren dalam
membina generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan agama, tetapi juga mampu
mengekspresikan nilai-nilai Islam melalui karya seni, kreativitas, dan
pengabdian kepada masyarakat.
Nisaa Ar Raaid: Sholawat sebagai Sarana Pembinaan
Akhlak dan Kreativitas Santri
Bagi Pondok Pesantren Salafy Ar Raaid, keterlibatan
santri perempuan dalam kegiatan keagamaan di ruang publik merupakan bagian dari
upaya mengembangkan potensi santri sekaligus memperluas manfaat pesantren bagi
masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Bu Nyai Euis Susilawati, S.S.,
M.Pd.I., Pondok Pesantren Salafy Ar Raaid terus mendorong pembinaan santri yang
memadukan penguatan ilmu agama, pembentukan akhlak, dan pengembangan kemampuan
diri.
Melalui Grup Sholawat Nisaa Ar Raaid, para santri
perempuan memperoleh ruang untuk mengekspresikan kecintaan kepada Rasulullah
SAW melalui seni sholawat yang santun, edukatif, dan sarat nilai spiritual.
Penampilan dalam peringatan Hari Santri Nasional ini
sekaligus menjadi bentuk partisipasi aktif santri perempuan dalam menjaga
tradisi keislaman dan memperkenalkan wajah pesantren yang dinamis, kreatif,
serta terbuka terhadap kontribusi positif bagi masyarakat.
Menguatkan Negeri, Menjaga Tradisi, Menyongsong
Indonesia Emas
Hari Santri Nasional 2026 mengusung tema “Santri
Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.” Tema ini menegaskan pentingnya peran
pesantren dalam menyiapkan generasi yang berilmu, berkarakter, kreatif,
adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Dalam konteks tersebut, seni sholawat tidak sekadar
menjadi penampilan seremonial, tetapi juga sarana pendidikan spiritual dan
pembentukan karakter. Nilai kecintaan kepada Rasulullah SAW, penghormatan
terhadap tradisi ulama, kebersamaan, kedisiplinan, dan ketulusan dalam
berkhidmah merupakan bagian penting dari pendidikan yang tumbuh di lingkungan
pesantren.
Partisipasi Grup Sholawat Nisaa Ar Raaid di Plaza
Balai Kota Bandung diharapkan dapat menginspirasi semakin luasnya keterlibatan
santri perempuan dalam kegiatan keagamaan, kebudayaan, dan pembangunan
masyarakat.
Melalui momentum Hari Santri Nasional 2026, Pondok
Pesantren Salafy Ar Raaid meneguhkan komitmennya untuk terus menghadirkan
pendidikan pesantren yang berorientasi pada penguatan ilmu, kemuliaan akhlak,
pelestarian tradisi keislaman, dan pengabdian kepada umat.
Nisaa Ar Raaid: Bersholawat, Berakhlak, dan Berkhidmah
untuk Negeri.
Tentang Pondok Pesantren Salafy Ar Raaid
Pondok Pesantren Salafy Ar Raaid merupakan lembaga
pendidikan Islam berada di lingkungan kampus UIN SGD Bandung berkomitmen pada
penguatan tradisi keilmuan pesantren, pembinaan akhlakul karimah, dan
pengembangan potensi santri. Di bawah pimpinan Bu Nyai Euis Susilawati, S.S.,
M.Pd.I., pesantren terus berupaya menghadirkan kontribusi nyata bagi
pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.
Tag : No Tag
Berita Terkait
Rehat
Tajuk
Memahami Pemikiran Jenderal Dudung Abdurachman
PERLUNYA MENGUBAH CARA PANDANG PEDAGANG DI LOKASI WISAT...
Berita Populer
Arief Putra Musisi Anyar Indonesia
Ketua Umum GRIB H Hercules Rozario Marshal, Saya Bagian Dari Masyarakat Indramayu
Project Fly High Terinspirasi dari Pengalaman Hidup Dr Joe dan Tamak
Dari Kegiatan Aksi Sosial, Hercules Kukuhkan Ketua DPC GRIB JAYA Se-Jawa Barat
Chief Mate Syaiful Rohmaan
SAU7ANA
GMBI Kawal Kasus Dugaan Penipuan PT. Rifan Financindo Berjangka di PN Bandung
Indramayu Diguncang Gempa Magnitudo 4.4, Kedalaman 280 Kilometer
Ivan Lahardika Arranger dan Komposer Indonesia
SAU7ANA Come Back