Loading

JEMPUT BULAN SUCI RAMADAN, IPSI KOTA SUKABUMI PAPAJAR BERSAMA PARA PENDEKAR


Reporter: Soni Johari
5 Jam lalu, Dibaca : 30 kali


JEMPUT BULAN SUCI RAMADAN, IPSI KOTA SUKABUMI PAPAJAR BERSAMA PARA PENDEKAR

SUKABUMI, medikomonline Menyambut bulan suci Ramadan, Ikatan Penca Silat Kota Sukabumi mengadakan kegiatan papajar berupa mancing dan makan bersama, Minggu15 Februari 2026 di Perumahan Gading Permai Kelurahan Karang Kecamatan Gunung Puyuh Kota Sukabumi. Acara tersebut juga dijadikan ajang silaturahmi dengan para pendekar Pencasilat kota Sukabumi.

Hadir Ketua Penca Silat IPSI, Ketua Panca Bela dan juga pimpinan Guru Besar Sang Maung Bodas (PS SMB) KH RD M Fajar Laksana, Ponpes Modern Dzikir Al' Fath.

Ketua IPSI kota Sukabumi H.M. Murod menyampaikan kegiatan papajar sudah menjadi tradisi setiap menyambut bulan suci Ramadan. Tujuannya untuk bersilaturahmi sekaligus mengevaluasi kepengurus IPSI yang kebetulan sudah habis.

“Jabatan saya sendiri sudah habis dan akan diumumkan pada muskot secara terbuka. Barang kali ada orang lain yang mau mencalonkan, jadi etika organisasi etika demokrasi harus seperti itu. Apa lagi saya ketua IPSI sudah 33 tahun, cuman sampai sekarang belum ada yang daftar. Kita buka lagi pendaftarannya,” ujar H.M. Murod.

Dikatakan, pencak silat merupakan warisan budaya. Jadi bukan soal juara saja. Akan tetapi bagaimana generasi berikutnya harus mencintai silat. Itu yang harus dipikirkan juga.

Ia juga mengapresiasi adanya sang maung bodas di Sukabumi. “Itu suatu kebanggaan. Kita kenal dulu Cikalong, Cimande di Sukabumi banyak pesilat dan sekarang sudah lahir dari Perguruan Sang Maung Bodas dari Al-Fath. Alhamdulilah sudah membuka cabang di luar negeri dan ini juga harus dipertimbangkan oleh pemerintah,” tuturnya.

Dalam ruang yang sama, Pimpinan PS SMB KH Rd M Fajar Laksana mengatakan kegiatan menyambut bulan suci Ramadan dapat meningkatkan soliditas dan keakraban sekaligus menyusun program IPSI. Ia mendukung HM Murod untuk menjadi Ketua IPSI 2026-2030. Karena prestasinya yang luar biasa. Salah satu contohnya kemarin memecahkan rekor dunia muri bola lengen sene didukung seribu pesilat dari Sukabumi datang ke Jakarta.

Menurutnya, dengan adanya IPSI memberikan icon baru terutama di bidang kebudayaan dari penca silat. Apalagi event di Sukabumi cukup ramai. Dalam 1 tahun ada 4 kali kegiatan dan kegiatan penca silat internasional. Semuanya tidak lepas dari IPSI bahwa kegiatan Sukabumi luar biasa.

“Kita pun sang Maung Bodas dibantu IPSI yang diwarisan tak benda, seperti juga bola lengen sene, golok kala petok dan kemudian juga lisung ngamuk. Alhamdulillah hasil pengkajian, hasil sidang yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan Kota Sukabumi punya aliran penca silat tersendiri, yaitu Sang Maung Bodas. Itu juga hasil kerja IPSI kota Sukabumi oleh Murad ini,” tuturnya.

Dengan demikian, Sukabumi betul-betul menjadi objek wisata tradisi kearipan lokal dan budaya sampai ke Tingkat nasional maupun internasional. Sehingga pada bulan April akan kedatangan 20 pesilat dari Singapura untuk belajar Sang Maung Bodas. Lalu akan kedatangan kedatangan 16 pesilat Italia pada 20 Mei 2026. Mereka akan belajar ke PC Maung Bodas.

“Dan kita lakukan workshop internasional dan itu juga kita bekerja sama dengan IPSI yang dipimpin oleh HM murad. Yang saya rasakan membina IPSI sampai ke level internasional,” tuturnya. (Soni Johari)


Tag : No Tag

Berita Terkait